Ilmuwan Identifikasi Prototaxites Sebagai Organisme Misterius Berusia 400 Juta Tahun

Ilmuwan Identifikasi Prototaxites Sebagai Organisme Misterius Berusia 400 Juta Tahun
Foto: Ilustrasi Ilmuwan Identifikasi Prototaxites Sebagai Organisme Misterius Berusia 400 Juta Tahun.

Tim peneliti dari Edinburgh University mengidentifikasi ulang Prototaxites, organisme misterius setinggi sembilan meter yang hidup 400 juta tahun lalu, sebagai bentuk kehidupan multiseluler yang asing pada Rabu (14/4/2026). Temuan ini membuktikan bahwa makhluk purba tersebut bukan merupakan bagian dari kelompok tumbuhan, hewan, maupun jamur modern.

Analisis terbaru menunjukkan bahwa organisme yang menyerupai monolit ini mendominasi daratan jauh sebelum keberadaan dinosaurus dan pepohonan. Dilansir dari Detik iNET, para ahli paleontologi menemukan bahwa struktur Prototaxites tersusun dari jalinan tabung yang sangat berbeda dengan struktur sel kotak pada jaringan tanaman konvensional.

"Apa yang bisa kami katakan, berdasarkan semua analisis baru, adalah organisme ini sangat berbeda dari kelompok modern mana pun yang kita kenal saat ini," ujar Corentin Loron, ahli paleontologi Edinburgh University. Pernyataan tersebut didasarkan pada studi yang dipublikasikan dalam jurnal Science Advances.

Penelitian difokuskan pada tiga fosil yang ditemukan di situs Rhynie chert, sebuah ekosistem purba di dekat Aberdeen, Skotlandia. Kawasan ini dulunya merupakan mata air panas yang mengawetkan berbagai flora dan fauna terawal dari periode Devon awal dengan sangat detail melalui proses geologi.

Loron menjelaskan bahwa fosil-fosil tersebut tidak mengalami kerusakan akibat panas ekstrem, sehingga komposisi aslinya masih dapat terdeteksi melalui penanda biologis. Biomarker kimia pada Prototaxites terbukti berbeda secara signifikan dari fosil jamur yang ditemukan pada lapisan tanah yang sama di situs tersebut.

Kevin Boyce, profesor ilmu Bumi di Stanford University, sebelumnya menyatakan bahwa organisme ini tidak melakukan fotosintesis untuk memproduksi energi. Prototaxites diperkirakan mengonsumsi sumber karbon dari lingkungan sekitar, serupa dengan cara hidup beberapa jenis jamur yang menguraikan materi organik.

Meskipun memiliki kemiripan cara makan dengan jamur, para peneliti menegaskan bahwa fitur strukturalnya tetap tidak cocok dengan klasifikasi jamur mana pun yang pernah ada. Ketidaksesuaian tren kimiawi dengan jamur di lokasi penguburan yang sama memperkuat teori bahwa Prototaxites adalah kategori kehidupan yang berdiri sendiri.

Hingga saat ini, para ilmuwan masih meneliti mekanisme organisme ini menempel pada tanah serta pola pertumbuhannya yang diperkirakan berlangsung lambat. Tim peneliti berencana melakukan studi lanjutan terhadap organisme berbentuk tabung lainnya guna memahami lebih dalam evolusi kehidupan darat awal di Bumi.

Artikel terkait

Rekomendasi