Hyundai Pertahankan Model Venue Meski Penjualan Rendah di Indonesia

Hyundai Pertahankan Model Venue Meski Penjualan Rendah di Indonesia
Foto: Ilustrasi Hyundai Pertahankan Model Venue Meski Penjualan Rendah di Indonesia.

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) tetap mempertahankan eksistensi Hyundai Venue di pasar otomotif nasional meski mencatatkan angka penjualan yang sangat minim sejak peluncurannya. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menyediakan lini produk SUV yang komprehensif bagi konsumen di Indonesia.

Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dilansir dari Otomotif, pengiriman unit Venue dari pabrik ke diler hanya mencapai 33 unit pada periode Februari hingga Desember 2025. Tren tersebut belum menunjukkan peningkatan signifikan pada tahun 2026 dengan tambahan penjualan hanya sebanyak 3 unit.

Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soerjopranoto, memberikan penjelasan mengenai posisi model tersebut dalam portofolio perusahaan pada Kamis (16/4/2026) di Jakarta. Penegasan diberikan bahwa prioritas utama perusahaan saat ini bukan bertumpu pada kuantitas penjualan semata.

"Kami mengatakan bahwa kami ingin memiliki SUV line-up yang paling lengkap. Jadi kami bukan menargetkan volume penjualan. Jadi kami mau menunjukkan bahwa Hyundai punya SUV yang lengkap, itu align atau selaras dengan global," ujar Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID.

Strategi global Hyundai menuntut ketersediaan portofolio yang beragam di setiap pasar guna memperkuat citra merek sebagai produsen SUV. Meskipun volume unit yang beredar di jalanan masih terbatas, manajemen menilai keberadaan Venue memberikan dampak positif bagi operasional jaringan distribusi mereka.

"Masih (dijual), tidak di-discontinue, termasuk Tucson yang hybrid juga tidak di-discontinue. Tapi tunggu gebrakan berikutnya," kata Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID.

HMID saat ini memilih untuk tidak menerapkan strategi harga agresif atau pemberian diskon besar guna memacu penjualan Venue di dealer. Kondisi pasar yang dinamis membuka peluang bagi perusahaan untuk menyiapkan langkah pembaruan agar model ini tetap relevan dengan ekspektasi pengguna di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi