Hutama Karya Bangun RSUD Maren H Noho Renuat di Kota Tual

Hutama Karya Bangun RSUD Maren H Noho Renuat di Kota Tual
Foto: Ilustrasi Hutama Karya Bangun RSUD Maren H Noho Renuat di Kota Tual.

PT Hutama Karya (Persero) mendukung peningkatan layanan kesehatan nasional melalui pembangunan RSUD Maren H. Noho Renuat di Kota Tual, Provinsi Maluku. Rumah sakit ini dirancang dengan konsep modern minimalis serta fungsional untuk menghadirkan fasilitas medis berkualitas di kawasan timur Indonesia.

Proyek ini, seperti dikutip dari Kompas, menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. Program tersebut bertujuan menghadirkan fasilitas kesehatan modern sekaligus mendukung pemerataan pelayanan di wilayah kepulauan.

Fasilitas medis ini berdiri di atas lahan seluas lebih dari 10 hektar di Kecamatan Dullah Utara, Pulau Kei. Proses perencanaan dan konstruksi menggunakan metode Design & Build agar berjalan terintegrasi, sehingga mengoptimalkan kualitas bangunan serta efektivitas pelaksanaan pekerjaan.

Gedung utama rumah sakit dirancang setinggi tiga lantai dan dilengkapi berbagai layanan medis prioritas. Fasilitas yang tersedia meliputi radiologi, CT Scan, cathlab, hemodialisa, kemoterapi, ruang operasi, ruang intensif, laboratorium patologi anatomi, hingga ruang rawat inap.

Arsitektur bangunan membagi kawasan menjadi zona publik, semi publik, dan privat untuk menjaga efektivitas alur layanan. Area publik dibuat terbuka serta mudah diakses, sedangkan area privat seperti ruang operasi dan ruang isolasi ditempatkan khusus demi kenyamanan pasien serta tenaga medis.

Perancangan fisik proyek ini juga memperhatikan aspek lingkungan berkelanjutan. Sistem sirkulasi udara, pencahayaan, pengelolaan limbah, penyediaan air bersih, hingga penataan ruang terbuka hijau disiapkan secara matang untuk mendukung operasional rumah sakit.

Pembangunan di wilayah kepulauan seperti Kota Tual menghadapi tantangan logistik yang besar. Distribusi material bangunan dan alat berat sangat bergantung pada jadwal kapal logistik di lapangan.

Manajemen proyek mengatasi kendala tersebut dengan menerapkan strategi mobilisasi material secara bertahap. Selain itu, pengawasan ketat dilakukan melalui penerapan prosedur Quality, Health, Safety, Security & Environment (QHSSE) untuk memastikan aspek keselamatan kerja dan standar mutu terjaga.

Plt EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menjelaskan bahwa pembangunan faskes ini merupakan wujud komitmen badan usaha milik negara dalam pemerataan infrastruktur nasional.

"Hutama Karya berkomitmen menghadirkan infrastruktur kesehatan yang tidak hanya unggul dari sisi kualitas konstruksi, tetapi juga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," terang Hamdani dalam keterangannya, Minggu (17/5/2026).

"Kehadiran RSUD Maren H. Noho Renuat diharapkan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih modern, representatif, dan berkualitas bagi masyarakat Kota Tual dan wilayah sekitarnya," ungkap dia.

Perusahaan berharap penyelesaian infrastruktur medis ini mampu menjadi katalis efektif dalam menaikkan kualitas hidup masyarakat. Langkah ini sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan nasional hingga ke wilayah terluar dan kawasan timur Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi