Langkah strategis diambil oleh Honda Motor Co. bersama LG Energy Solution untuk menghadirkan ekosistem baterai sepeda motor listrik di Vietnam. Kerja sama ini berfokus pada pembangunan infrastruktur penukaran baterai (battery swapping) di kota Hanoi.
Proyek percontohan ini dijadwalkan mulai berjalan pada kuartal ketiga 2026. Momentum tersebut bertepatan dengan gencarnya upaya pemerintah daerah setempat dalam menekan tingkat polusi udara di kawasan ibu kota.
Seperti dikutip dari Suara, Vietnam populer dengan julukan "negeri motor" akibat masifnya volume kendaraan roda dua. Data dari Statista pada 2020 menunjukkan terdapat sekitar 65 juta unit motor aktif di sana, atau mencakup hampir dua pertiga dari total populasi.
Inisiatif ramah lingkungan ini mengintegrasikan peran Honda Motor Co., LG Energy Solution, dan pemerintah kota Hanoi. Target utamanya adalah mereduksi ketergantungan masyarakat terhadap sepeda motor berbahan bakar bensin.
Dalam tahap awal penyerapan teknologi, proyek ini akan menyediakan sekitar 50 stasiun penukaran baterai Honda MPP. Selain itu, sebanyak 500 unit motor listrik buatan Honda bakal diterjunkan langsung ke jalanan untuk masa uji coba.
Titik-titik pengisian dan penukaran daya akan disebar di berbagai lokasi strategis kota Hanoi. Langkah penempatan ini bertujuan memberikan aksesibilitas yang optimal bagi para pengendara di tengah padatnya lalu lintas kota.
Mekanisme Teknologi dan Varian Motor
Motor listrik yang disiapkan oleh Honda untuk agenda ini merupakan varian berdimensi kecil yang sebelumnya telah dipasarkan di Jepang. Beberapa model tersebut meliputi Gyro e:, Canopy e:, dan Benly e:.
Seluruh armada roda dua tersebut memanfaatkan teknologi baterai MPP yang dirancang agar dapat dilepas dan ditukar secara instan. Melalui mekanisme ini, pemilik kendaraan tidak perlu menghabiskan waktu lama untuk menunggu proses pengisian daya.
Pengendara cukup mendatangi stasiun resmi untuk menukar baterai yang sudah kosong dengan baterai yang terisi penuh. Sistem praktis yang menyerupai konsep pengisian ulang tabung gas ini diharapkan mampu menarik minat beli masyarakat.
Keberhasilan proyek di Hanoi ini membuka peluang bagi konsumen untuk menikmati alternatif transportasi bersih berbiaya operasional rendah. Di sisi lain, Honda juga berkesempatan mengekspansi ekosistem serupa ke negara berkembang lain seperti India dan wilayah Asia Tenggara.