MIND ID Perkuat Hilirisasi Tembaga dan Emas di KEK Gresik

MIND ID Perkuat Hilirisasi Tembaga dan Emas di KEK Gresik
Foto: Ilustrasi MIND ID Perkuat Hilirisasi Tembaga dan Emas di KEK Gresik.

Pemerintah Indonesia mempercepat pengembangan hilirisasi tembaga dan emas di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik pada Jumat (1/4/2026) sebagai strategi transformasi ekonomi. Langkah ini merupakan tindak lanjut peresmian groundbreaking tahap II oleh Presiden Prabowo Subianto guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam domestik.

Pengembangan ini diarahkan untuk membangun rantai nilai industri yang terintegrasi sepenuhnya di dalam negeri, mulai dari hulu hingga hilir. Dilansir dari Money, proyek strategis nasional ini berfokus pada pengolahan mineral mentah menjadi produk bernilai tinggi agar Indonesia tidak lagi hanya bergantung pada ekspor komoditas mentah.

Direktur Strategi Hilirisasi dan Ekosistem Mineral MIND ID, Tedy Badrujaman, menjelaskan bahwa proyek ini menjadi momentum penting bagi kedaulatan industri nasional. Fokus utama mencakup pengolahan tembaga yang menghasilkan produk turunan serta pemurnian logam mulia dari sisa pengolahan mineral tersebut.

"Ini adalah momentum untuk menegaskan arah besar pembangunan nasional bahwa Indonesia memilih untuk berdiri sebagai bangsa industri yang berdaulat," ujar Tedy Badrujaman, Direktur Strategi Hilirisasi dan Ekosistem Mineral MIND ID.

Fasilitas di Gresik dirancang untuk mengolah lumpur anoda yang mengandung emas dan perak melalui proses pemurnian domestik untuk menghasilkan logam mulia murni. Selain emas, pengembangan ini mencakup produksi komponen manufaktur seperti batang dan kawat tembaga guna mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor.

Tedy menekankan bahwa integrasi logistik dan infrastruktur di KEK GresikÔÇôJIIPE sangat krusial dalam mendukung daya saing industri global. Kawasan ini didukung akses Jalan Raya DaendelsÔÇôManyar serta jalur logistik internal selebar 80 meter yang terhubung langsung dengan pelabuhan laut dalam.

"Pengembangan kawasan dilakukan secara bertahap dan selaras dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong hilirisasi serta peningkatan efisiensi logistik dan konektivitas," jelas Bambang Soetiono, Presiden Direktur PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera.

Pembangunan infrastruktur tersebut saat ini dikelola oleh PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera selaku badan usaha pengelola KEK Gresik. Proyek hilirisasi ini diproyeksikan mampu memberikan dampak ekonomi luas, terutama dalam penciptaan lapangan kerja di sektor pengolahan, transportasi, dan jasa pendukung lainnya.

Artikel terkait

Rekomendasi