Astra UD Trucks Bakal Naikkan Harga Truk Akibat Rupiah Melemah

Astra UD Trucks Bakal Naikkan Harga Truk Akibat Rupiah Melemah
Foto: Ilustrasi Astra UD Trucks Bakal Naikkan Harga Truk Akibat Rupiah Melemah.

Astra UD Trucks berencana menaikkan harga jual produk truk di pasar Indonesia pada semester kedua tahun ini akibat dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. Kebijakan penyesuaian ini dipicu oleh keterlibatan vendor global dalam rantai produksi perusahaan otomotif tersebut.

Kondisi eksternal ini memengaruhi biaya operasional industri otomotif nasional secara signifikan. Informasi mengenai rencana kenaikan harga produk UD Trucks tersebut disampaikan di Bogor pada Kamis (21/5/2026), sebagaimana dilansir dari Otomotif.

"Itu akan berpengaruh juga karena kita ini merger dari mana-mana. Sehingga vendor itu sudah global. Meskipun kita, impornya terlibat dengan Yen tapi pengaruh Dolarnya juga ada. Jadi ya pasti akan ada penyesuaian harga," kata Chief Executive Officer Astra UD Trucks, Bambang Widjanarko.

Manajemen perusahaan sebenarnya telah menangkap sinyal penyesuaian harga yang dijadwalkan berlangsung tahun ini. Kendati demikian, pihak internal produsen truk tersebut masih berupaya menunda momentum kenaikan harga jual di pasar domestik.

"Kami bilang jangan dulu karena ini kondisi Indonesia masih sulit. Tapi mereka (global vendor) produksinya kan jalan terus. Maka dari itu rencananya semester dua ini ada kenaikan," ujar Bambang Widjanarko.

Estimasi awal menunjukkan angka kenaikan harga kendaraan komersial ini berkisar antara 3 hingga 4 persen. Penghitungan tersebut belum bersifat final karena manajemen masih melakukan negosiasi intensif agar persentase kenaikan bisa ditekan lebih rendah demi mempertahankan pangsa pasar di tanah air.

"Tapi kita masih berusaha nego supaya di bawah itu. Kalau tidak, kita akan susah mau jualnya. Kondisi marketnya juga belum stabil," kata Bambang Widjanarko.

Artikel terkait

Rekomendasi