Harga Emas Antam Diproyeksi Bergerak Fluktuatif Besok

Harga Emas Antam Diproyeksi Bergerak Fluktuatif Besok
Foto: Ilustrasi Harga Emas Antam Diproyeksi Bergerak Fluktuatif Besok.

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diperkirakan akan bergerak fluktuatif pada Selasa, 26 Mei 2026, setelah mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan sebelumnya. Tren pergerakan ini dipengaruhi oleh volatilitas pasar komoditas domestik saat ini.

Dilansir dari Investor Daily, harga emas Antam dipantau dari laman Logam Mulia melonjak sebesar Rp30.000 ke level Rp2.803.000 per gram pada hari Senin, 25 Mei 2026. Pergerakan positif tersebut membalikkan arah dari perdagangan hari Sabtu, 23 Mei 2026, saat harga komoditas ini ambles sebesar Rp15.000 ke level Rp2.773.000 per gram.

Pengamat pasar komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksi harga emas Antam bergerak di kisaran Rp2.650.000 hingga Rp2.900.000 per gram.

"Jika turun, support pertama di Rp 2.753.000 per gram. Support kedua di Rp 2.650.000 per gram," kata Ibrahim.

Pakar emas tersebut mengungkapkan batas kenaikan harga komoditas ini akan menguji titik resistance baru dalam beberapa waktu ke depan.

"Jika harga emas Antam naik, maka resistance pertama di Rp 2.797.000 per gram pada Senin depan. Kemudian, untuk sepekan ke depan hingga Sabtu, resistance kedua di level Rp 2.900.000 per gram," kata Ibrahim.

Secara akumulatif sepanjang tahun 2026, nilai investasi pada logam mulia ini telah membukukan kenaikan sebesar 11,4% jika dibandingkan dengan posisi awal tahun pada 1 Januari lalu yang tercatat sebesar Rp2.488.000 per gram. Adapun rekor tertinggi sepanjang masa emas Antam berada di level Rp3.168.000 per gram yang sempat disentuh pada 29 Januari 2026.

Sementara itu, harga beli kembali atau buyback oleh perusahaan pada Senin, 25 Mei 2026, juga ikut melejit sebesar Rp35.000 ke level Rp2.612.000 per gram. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan No 34/PMK.10/2017, setiap transaksi penjualan kembali dengan nominal di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% untuk non-NPWP yang dipotong langsung dari total nilai buyback.

Artikel terkait

Rekomendasi