Aset kripto Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) memimpin lonjakan besar di pasar mata uang digital sejak perdagangan Senin malam hingga Selasa pagi. Pemulihan ini terjadi seiring kembalinya selera risiko investor di sektor aset digital maupun pasar ekuitas.
Seperti dikutip dari Investortrust, harga Bitcoin melonjak sekitar 5% dalam waktu 24 jam terakhir dan diperdagangkan di atas level US$74.000. Sementara itu, Ethereum melesat sekitar 7% hingga berhasil menembus titik resistensi US$2.300.
Penguatan ini mendorong kapitalisasi pasar kripto global tumbuh sebesar 4% hingga mencapai US$2,46 triliun. Pergerakan positif Bitcoin di atas US$74.000 sekaligus membalikkan tren kerugian yang sempat terjadi sepanjang akhir pekan lalu.
Data pasar menunjukkan bahwa aset kripto utama ini sempat menyentuh area resistensi US$75.000 pada perdagangan Senin. Tekanan sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran pelaku pasar terhadap isu geopolitik di kawasan Selat Hormuz.
Melonjaknya harga Bitcoin turut ditopang oleh penguatan volume perdagangan yang signifikan. Berdasarkan data CoinCodex, volume transaksi 24 jam untuk Bitcoin melonjak lebih dari 60% menjadi US$48 miliar, mengindikasikan kembalinya aksi beli di pasar.
Di tengah momentum reli ini, pendiri Binance Changpeng Zhao membagikan pandangannya mengenai komitmen jangka panjang terhadap Bitcoin. Tokoh yang akrab disapa CZ ini menyatakan telah melihat Bitcoin sebagai peluang besar sejak mengenal teknologi tersebut pada 2013.
"setelah memahami Bitcoin pada tahun 2013, ia memandangnya sebagai peluang penting di eranya, bukan sekadar perdagangan jangka pendek."
CZ juga menceritakan pengalaman masa lalunya ketika pembelian pertamanya justru diikuti oleh tren penurunan harga selama 18 bulan. Kendati demikian, ia memilih untuk tetap mempertahankan aset tersebut karena percaya pada potensi masa depan teknologi kripto.
Di sisi lain, Ethereum menampilkan performa solid dengan diperdagangkan pada level US$2.348 setelah sempat bergerak lambat. Aktivitas transaksi token ini ikut meningkat 26% menjadi US$18,36 miliar dalam waktu 24 jam.
Kenaikan harga Ethereum juga bertepatan dengan penambahan kepemilikan oleh perusahaan Bitmine yang kini memegang 4.874.858 ETH. Jumlah tersebut setara dengan 4,04% dari total pasokan Ethereum yang beredar di seluruh dunia.
Aset digital berkapitalisasi besar lainnya terpantau ikut bergerak di zona hijau. Harga XRP tercatat naik 3,3%, Binance Coin meningkat 3%, Solana melonjak 5%, Dogecoin terangkat 3%, serta Cardano yang melesat hingga 3,5%.
Pemulihan di pasar kripto ini bergerak selaras dengan penguatan bursa saham konvensional global. Indeks Nasdaq 100 menguat sekitar 1,2%, S&P 500 naik 1%, dan indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 0,6%.
Kondisi pasar aset berisiko semakin diuntungkan setelah harga minyak mentah dunia terkoreksi ke bawah level US$100 per barel. Penurunan harga minyak ini meredakan tekanan inflasi yang sempat memuncak akibat ketegangan geopolitik akhir pekan.