Hana Bank Targetkan Laba Bersih Rp 650,11 Miliar pada 2026

Hana Bank Targetkan Laba Bersih Rp 650,11 Miliar pada 2026
Foto: Ilustrasi Hana Bank Targetkan Laba Bersih Rp 650,11 Miliar pada 2026.

PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) optimistis dapat mencapai target tahun 2026 dengan membidik laba bersih sebesar Rp 650,11 miliar. Selain itu, perusahaan juga menargetkan pertumbuhan total aset hingga mencapai Rp 56,65 triliun.

Keyakinan tersebut didorong oleh capaian positif perusahaan sepanjang kuartal I 2026 di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global. Informasi ini dilansir dari Investortrust saat acara Media Gathering Hana Bank di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Direktur Branch Business Hana Bank Hendri Setiawan mengatakan, untuk meraih target tersebut, Hana Bank terus mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui jaringan kantor cabang.

ÔÇ£Kami fokus mendorong pertumbuhan aset, pertumbuhan pendapatan operasional bruto, efisiensi dan produktivitas, serta memperkuat tata kelola di cabang,ÔÇØ kata Hendri.

Hendri juga mengungkapkan bahwa Hana Bank mampu membukukan performa kuat berkat strategi bisnis yang penuh kehati-hatian.

ÔÇ£Kami melihat masih ada ruang pertumbuhan ke depannya, baik dari sisi penyaluran kredit maupun penghimpunan dana,ÔÇØ tambah Hendri.

Hana Bank menetapkan tiga pilar utama yang menjadi fokus strategi jangka pendek perusahaan pada tahun ini untuk menjaga momentum pertumbuhan. Langkah pertama adalah menerapkan kebijakan berorientasi laba dengan tetap menjaga efisiensi biaya operasional secara ketat.

Langkah kedua yaitu memperkuat fondasi pertumbuhan melalui pengembangan segmen non-corporate sebagai batu loncatan menuju pertumbuhan berkelanjutan. Bank juga berfokus meningkatkan fee-based income, menjaga manajemen pendanaan yang stabil, serta menggenjot produktivitas organisasi.

Strategi ketiga adalah melakukan diversifikasi dan kolaborasi. Melalui pendekatan ini, Hana Bank berupaya mengurangi risiko konsentrasi bisnis serta mengoptimalkan cross-segment referral.

Target Jangka Menengah (2026ÔÇô2028)

Untuk periode tiga tahun ke depan, Hana Bank mengusung empat komitmen utama demi menjaga keberlanjutan bisnis. Perusahaan berkomitmen menjadi salah satu bank pilihan utama yang melayani seluruh segmen nasabah, mulai dari korporasi, UMKM, hingga konsumer.

Selanjutnya, perusahaan bakal menjalankan operasional perbankan dengan menerapkan prinsip tata kelola yang bersih (clean governance) serta asas kehati-hatian (prudential banking). Hal ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan bisnis berjalan secara berkelanjutan dengan topongan kesehatan finansial yang kokoh dan optimalisasi jaringan.

Optimisme ini disokong oleh realisasi kinerja kuartal I 2026 yang solid, di mana Hana Bank berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 23,84% secara year on year (yoy) menjadi Rp 200,78 miliar.

Seiring dengan kenaikan laba, total aset Hana Bank juga bertambah sebesar 5,64% menjadi Rp 54,60 triliun. Kinerja intermediasi perusahaan tetap kokoh dengan penyaluran kredit yang meningkat 3,63% yoy menjadi Rp 39,67 triliun.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 11,78% yoy menjadi Rp 30,83 triliun yang terutama ditopang oleh produk deposito. Kualitas kredit juga berada dalam kondisi sehat dengan rasio Non Performing Loan (NPL) gross sebesar 0,72% dan NPL net sebesar 0,27%.

Rasio NPL tersebut tercatat membaik dari periode yang sama tahun sebelumnya dan berada di bawah rata-rata NPL nasional. Ketahanan finansial Hana Bank yang kuat juga tecermin dari Capital Adequacy Ratio (CAR) di level 27,05%, berada di atas CAR perbankan nasional sebesar 25,09%.

Artikel terkait

Rekomendasi