Jaringan hotel Artotel resmi memperluas jangkauan ke Kalimantan Selatan dengan mengoperasikan Grand Maya by Artotel di Banjarbaru yang mulai dibuka secara resmi pada 25 Februari 2026. Hotel bintang empat ini menawarkan konsep butik kelas menengah atas yang memadukan unsur seni modern dengan kenyamanan urban di pusat ibu kota provinsi yang baru.
Akomodasi yang berlokasi strategis di Jalan Ahmad Yani KM 21,7 ini menyediakan total 168 kamar dengan klasifikasi mulai dari tipe Deluxe hingga Presidential Suite. Dilansir dari Detik Travel, posisi hotel ini berada di jalur utama yang menghubungkan pusat bisnis dengan Bandara Internasional Syamsudin Noor (BDJ).
Fasilitas utama yang menjadi keunggulan properti ini adalah Cendana Ballroom yang mampu menampung hingga 1.200 peserta untuk berbagai kegiatan berskala besar. General Manager Grand Maya by Artotel, Rondan, menjelaskan pemilihan lokasi di Banjarbaru didasari atas perpindahan status ibu kota provinsi dari Banjarmasin.
"Banjarbaru kenapa kami pilih, karena pusat ibu kota provinsi sekarang kan Banjarbaru. Dari sisi market business lebih mengena. Sebelumnya ibu kota Kalsel di Banjarmasin, sekarang pindah ke sini. Ditambah dengan pengembangan bandara sekarang sudah international airport, kesempatan untuk mendapatkan bisnisnya bisa lebih. Lokasi hotel ini cukup strategis, di tengah-tengah antara Banjarmasin dan Banjarbaru," kata Rondan, General Manager Grand Maya by Artotel.
Pihak manajemen menargetkan pasar dari sektor pemerintahan, perjalanan bisnis, serta sektor MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) yang sedang berkembang pesat di wilayah tersebut. Selain itu, hotel juga menyediakan sejumlah ruang pertemuan dengan kapasitas lebih kecil untuk mengakomodasi kebutuhan korporat maupun kegiatan sosial masyarakat lokal.
"Di Kalsel ini banyak kegiatan MICE, kami mengejar itu. Selain itu, kami juga mengejar kegiatan korporat. Di area sini banyak sekali perkantoran korporat, misalnya acara product launching. Kami punya ballroom terbesar dan luxury. Kami juga menyasar sosialitas, yang rutin berkegiatan, setidaknya 100-200 orang setiap satu acara. Mereka bisa menggunakan meeting room kecil. Mereka rutin arisan, kumpul-kumpul, senam. Kelompok terakhir ini paling heboh dan kompak," kata Rondan, General Manager Grand Maya by Artotel.
Fasilitas penunjang lainnya meliputi kolam renang outdoor, pusat kebugaran, spa, restoran, akses WiFi di seluruh area, serta layanan resepsionis dan kamar selama 24 jam. Saat ini, pihak pengelola juga tengah menyelesaikan pembangunan restoran dan bar di area rooftop untuk memberikan pengalaman gaya hidup yang lebih lengkap bagi para tamu.
"Itu akan jadi rooftop tertinggi di Banjarbaru dengan view 360 derajat. Dapat sunrise dan sunset. View pesawat naik turun bisa dapat nanti. Ini belum 100 persen, kalau sudah jadi dan di-launching kami siapkan suasana yang bikin penasaran sesuai dengan 'artotel' banget," kata Rondan, General Manager Grand Maya by Artotel.
Selain pengembangan area bersantai di lantai atas, manajemen juga fokus pada perluasan infrastruktur pendukung seperti kantong parkir untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung saat acara besar berlangsung. Sebelumnya, hotel ini telah melakukan uji coba operasional saat menangani acara yang dihadiri oleh ratusan peserta.
"Parkiran juga sedang kami kembangkan. Kami siapkan kantong parkir. Sebelumnya, ada 'pemanasan' saat acara dengan jumlah peserta 800 orang. Parkiran cukup meski sedikit sesak ya, itu akan kembangkan lagi sesuai kapasitas hotel dan ballroom ini," kata Rondan, General Manager Grand Maya by Artotel.