Gorila dataran rendah barat tertua di dunia bernama Fatou merayakan hari ulang tahunnya yang ke-69 di Kebun Binatang Berlin, Jerman, pada Senin, 13 April 2026. Perayaan tersebut berlangsung sederhana dengan pemberian menu khusus berupa sayuran segar untuk menjaga kesehatan sang primata di usia senjanya.
Pemberian sayuran seperti tomat, wortel, brokoli, dan leek dilakukan sebagai pengganti kue ulang tahun konvensional guna menyesuaikan kondisi fisik Fatou. Penyesuaian asupan ini menjadi prioritas pihak pengelola kebun binatang mengingat usia Fatou yang telah melampaui harapan hidup rata-rata spesiesnya.
Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Travel, gorila di alam liar umumnya hanya memiliki rentang usia antara 35 hingga 40 tahun. Namun, perawatan intensif di bawah pengawasan manusia memungkinkan primata ini bertahan hidup jauh lebih lama, dengan Fatou kini menjadi penghuni paling senior di institusi tersebut.
Fatou tiba di Berlin pada tahun 1959 melalui jalur yang tidak biasa setelah seorang pelaut Prancis menukarnya untuk melunasi utang di sebuah bar di Marseille. Sejak kematian flamingo bernama Ingo pada 2024, Fatou resmi memegang predikat sebagai hewan tertua di Kebun Binatang Berlin.
Kondisi kesehatan Fatou saat ini menunjukkan tanda-tanda penuaan alami seperti hilangnya gigi, radang sendi, serta penurunan fungsi pendengaran. Hal ini membuat pengelola menempatkannya di kandang khusus yang lebih tenang dan terpisah dari kelompok gorila yang lebih muda.
Pengawas primata di Kebun Binatang Berlin, Christian Aust, memberikan gambaran mengenai interaksi harian dengan gorila senior tersebut. Meski memiliki keterbatasan fisik, Fatou disebut tetap menunjukkan karakter yang khas kepada tim medis dan perawat hewan.
"Fatou tetap bersikap ramah kepada para perawatnya, meski sesekali masih menunjukkan sifat keras kepala," kata Christian Aust, Pengawas Primata Berlin Zoo.
Pihak kebun binatang menetapkan tanggal 13 April sebagai hari kelahiran Fatou karena catatan pasti waktu lahirnya di hutan Afrika Barat tidak diketahui. Saat pertama kali sampai di Berlin Barat puluhan tahun silam, para ahli memperkirakan usianya baru menginjak dua tahun.