GoPay Perluas Layanan Pembayaran QRIS Lintas Negara ke China

GoPay Perluas Layanan Pembayaran QRIS Lintas Negara ke China
Foto: Ilustrasi GoPay Perluas Layanan Pembayaran QRIS Lintas Negara ke China.

Masyarakat Indonesia kini mendapatkan kemudahan akses keuangan saat berkunjung ke Negeri Tirai Bambu. Aplikasi GoPay secara resmi memperluas jangkauan layanannya sehingga dapat digunakan untuk bertransaksi di China melalui metode QRIS.

Dilansir dari Suara, layanan pembayaran lintas negara ini memungkinkan para pengguna memindai kode QR dari jaringan Alipay dan UnionPay. Inovasi tersebut menghilangkan kebutuhan wisatawan untuk menukar uang tunai secara fisik saat berada di luar negeri.

Langkah ekspansi ini menyusul kesuksesan implementasi serupa di beberapa negara tetangga. Sebelumnya, layanan GoPay sudah lebih dahulu bisa digunakan oleh masyarakat Indonesia yang berada di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang.

Head of GoPay Wallet, Kelvin Timotius, mengungkapkan bahwa pemanfaatan QRIS antarnegara melalui aplikasi mereka menunjukkan tren positif. Pertumbuhan yang signifikan tercatat di pasar Singapura, Malaysia, Thailand, hingga Jepang.

"Kami terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman transaksi yang mudah, aman, dan terjangkau bagi para pengguna, baik untuk kebutuhan domestik maupun internasional," ujar Kelvin di Jakarta pada Rabu (6/5/2026).

Kehadiran fitur ini memberikan keuntungan bagi pengguna karena menawarkan kurs yang transparan. Wisatawan tidak lagi perlu khawatir dengan selisih nilai tukar yang tidak jelas saat berbelanja di mancanegara.

Dampak bagi Ekosistem Ekonomi Digital

Perluasan akses transaksi ini tidak hanya bermanfaat bagi pelancong, tetapi juga ditujukan untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital secara menyeluruh. Selain itu, integrasi ini mempermudah aktivitas ekonomi para wisatawan asal Indonesia.

Di dalam negeri, perluasan transaksi QRIS juga membawa dampak positif bagi sektor pariwisata. Pelaku UMKM pariwisata dan para pemilik gerai di Indonesia kini dapat menerima pembayaran digital secara langsung dari turis asing.

Kelvin Timotius menjelaskan bahwa kerja sama lintas negara yang semakin luas akan terus memacu inklusi keuangan. Hal ini dipandang sebagai solusi andalan bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas selama berada di luar negeri.

Artikel terkait

Rekomendasi