Google Chrome dilaporkan mengunduh file model kecerdasan buatan Gemini Nano sebesar 4 GB ke perangkat pengguna secara otomatis tanpa notifikasi atau izin terlebih dahulu.
Temuan pengunduhan diam-diam ini pertama kali diungkapkan oleh peneliti privasi Alexander Hanff, sebagaimana dilansir dari Tekno. File kecerdasan buatan lokal tersebut tersimpan dengan nama "weights.bin" di dalam folder khusus browser Chrome.
Keberadaan file data berukuran besar ini ditemukan pada perangkat dengan sistem operasi Windows 11, Mac berbasis Apple Silicon, serta Linux Ubuntu. Aktivitas otomatis tersebut dinilai membebani pengguna internet yang memiliki kuota terbatas atau kapasitas penyimpanan laptop kecil.
Fitur kecerdasan buatan Chrome aktif secara default pada versi terbaru dan memicu unduhan di latar belakang. Peneliti privasi Alexander Hanff menemukan bahwa fitur AI Mode tetap mengirimkan data ke server Google, sementara file lokal Gemini Nano justru digunakan untuk fungsi penulisan.
Kondisi penyimpanan data tanpa persetujuan eksplisit ini dinilai Hanff berpotensi melanggar aturan privasi Uni Eropa dalam ePrivacy Directive. Pihak Google kemudian memberikan konfirmasi mengenai ketersediaan model kecerdasan buatan ringan tersebut di browser Chrome sejak tahun 2024.
Perusahaan menjelaskan bahwa Gemini Nano berfungsi mendukung sistem keamanan lokal seperti deteksi penipuan tanpa perlu mengirimkan data ke komputasi awan. Model kecerdasan buatan ini juga diklaim akan terhapus otomatis jika ruang penyimpanan perangkat hampir habis.
"Pada Februari, kami mulai meluncurkan kemampuan bagi pengguna untuk mematikan dan menghapus model langsung dari pengaturan Chrome. Setelah dinonaktifkan, model tidak akan lagi diunduh atau diperbarui," kata Google.
Pengguna browser kini dapat menonaktifkan fitur pengunduhan otomatis tersebut secara manual melalui menu internal chrome://flags. Pilihan optimasi pada perangkat dapat diubah menjadi nonaktif untuk menghentikan pembaruan file.