Global Infotech Solutions (GIS) meluncurkan program beasiswa bagi siswa-siswi SMK IT di wilayah Jabodetabek pada Selasa (11/3/2025) guna mendukung pendidikan bidang Teknik Komputer hingga Rekayasa Perangkat Lunak. Dilansir dari Investortrust, inisiatif ini dirancang untuk membuka peluang karier langsung bagi talenta muda di industri teknologi digital.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada bantuan finansial, tetapi juga memberikan akses pengalaman kerja bagi siswa yang berminat pada pengembangan perangkat lunak. Perusahaan penyedia layanan IT sektor finansial ini memandang investasi pendidikan sebagai instrumen utama dalam pembangunan masa depan.
Deputy Managing Director & Group CTO GIS, Andre Wihardjo, menekankan pentingnya dukungan bagi generasi muda agar memiliki kesiapan mumpuni saat memasuki dunia kerja profesional. Perusahaan berharap skema ini dapat melahirkan tenaga ahli yang kompetitif.
"Dengan program beasiswa ini, kami ingin memberikan kesempatan bagi siswa-siswi SMK IT untuk mendapatkan dukungan pendidikan yang mereka butuhkan agar siap menghadapi tantangan industri teknologi di masa depan," ujar Andre Wihardjo, Deputy Managing Director & Group CTO GIS.
Skema beasiswa ini turut menyertakan kesempatan bagi para penerima untuk terlibat langsung dalam proyek-proyek rekayasa perangkat lunak di lingkungan internal GIS. Hal ini dimaksudkan agar kesenjangan antara teori pendidikan dan kebutuhan industri dapat diperkecil.
"Kami ingin memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman langsung di industri, sehingga mereka lebih siap bersaing," tambah Andre Wihardjo, Deputy Managing Director & Group CTO GIS.
Selain fokus pada pengembangan sumber daya manusia, GIS juga mengumumkan pencapaian sebagai integrator sistem pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi EcoVadis. Penilaian internasional tersebut mencakup standar etika, hak asasi manusia, serta praktik pengadaan berkelanjutan dalam operasional bisnis.
Langkah keberlanjutan ini dibarengi dengan pengembangan inovasi digital seperti teknologi pembayaran SoftPOS dan sistem keamanan siber. Saat ini, GIS didukung oleh lebih dari 130 karyawan muda serta menjalin kemitraan dengan 70 entitas bisnis untuk memperkuat ekosistem teknologi nasional.
"Kami ingin menciptakan perubahan nyata, baik melalui inovasi digital maupun dukungan bagi generasi muda agar siap menghadapi tantangan industri teknologi," tutup Andre Wihardjo, Deputy Managing Director & Group CTO GIS.