Geely Luncurkan Mobil Listrik EX2 Versi Penyegaran di China

Geely Luncurkan Mobil Listrik EX2 Versi Penyegaran di China
Foto: Ilustrasi Geely Luncurkan Mobil Listrik EX2 Versi Penyegaran di China.

Produsen otomotif Geely siap meluncurkan versi penyegaran dari mobil listrik kompak EX2 di pasar China pada 28 Mei 2026 mendatang. Kendaraan listrik yang juga telah dipasarkan di Indonesia ini mendapatkan sejumlah pembaruan kosmetik ringan dan peningkatan performa baterai.

Pembaruan eksterior pada EX2 mencakup penggunaan logo Galaxy terbaru serta pilihan desain aero hubcap yang anyar. Dilansir dari Otomotif, peningkatan paling signifikan terletak pada sektor baterai yang kini menyediakan dua pilihan tipe Lithium Iron Phosphate (LFP).

Geely menawarkan pilihan baterai berkapasitas 35 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak 360 kilometer. Selain itu, tersedia pula opsi baterai 47 kWh dengan daya jelajah mencapai 460 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.

Sektor performa diperkirakan tetap mempertahankan spesifikasi motor listrik dari model terdahulu dengan sistem penggerak roda belakang (RWD). Varian baterai kecil didukung motor belakang berdaya 58 kW atau setara 78 dk, sedangkan varian baterai besar menggunakan motor 85 kW atau sekitar 114 dk.

Dimensi bodi kendaraan ini memiliki panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, tinggi 1.570 mm, dengan wheelbase sepanjang 2.650 mm. Kenyamanan berkendara ditunjang oleh suspensi depan MacPherson strut dan suspensi belakang independen multi-link.

Model EX2 memiliki keunggulan kompetitif karena seluruh variannya telah dilengkapi sistem pendingin cair pada komponen baterai. Fasilitas pendingin cair ini umumnya hanya tersedia pada tipe tertinggi untuk beberapa kendaraan kompetitor di kelasnya.

Di pasar China, kendaraan ini dipasarkan dengan rentang harga 68.800 yuan hingga 87.800 yuan atau berkisar antara Rp 179 juta sampai Rp 228 jutaan. Sementara itu, unit yang dipasarkan di Indonesia saat ini terbagi dalam dua varian, yaitu tipe Pro seharga Rp 239,9 juta dan tipe Max senilai Rp 269,9 juta untuk status on the road Jakarta.

Artikel terkait

Rekomendasi