Produsen aksesori GameSir baru saja memperkenalkan lini kontroler teranyarnya melalui seri Tarantula. Dilansir dari Tekno, terdapat dua model utama yang diperkenalkan, yakni Tarantula 8K yang dioptimalkan untuk perangkat PC serta Tarantula Pro bagi pengguna konsol Xbox.
Kedua perangkat ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para pemain kompetitif hingga atlet e-sports. Keunggulan utama yang ditawarkan seri ini terletak pada tingkat presisi kontrol, kecepatan respons yang tinggi, serta beragam fitur kustomisasi bagi penggunanya.
Varian Tarantula 8K tampil sebagai model paling unggul berkat dukungan polling rate mencapai 8.000Hz. Dengan spesifikasi tersebut, latensi yang dihasilkan hanya sebesar 0,5 milidetik (ms), menjadikannya salah satu gamepad berkabel paling responsif di kelasnya saat ini.
GameSir menyematkan joystick Mag-Res TMR generasi kedua pada Tarantula 8K untuk menjamin akurasi gerakan. Teknologi magnetik tanpa kontak ini diintegrasikan guna meminimalkan risiko drift atau pergeseran analog yang sering dikeluhkan oleh para gamer.
Selain joystick, kontroler ini dilengkapi fitur Hall Effect trigger dengan mode ganda. Pengguna memiliki keleluasaan untuk beralih antara input analog yang sangat presisi atau respons instan yang lebih cepat sesuai dengan genre permainan yang sedang dijalankan.
Tarantula 8K memiliki bobot 180 gram yang diklaim tetap nyaman meski digunakan dalam sesi permainan yang panjang. Kontroler ini menyediakan sembilan tombol yang dapat diprogram, dukungan makro, serta pencahayaan RGB yang bisa diatur tampilannya.
Demi menjaga stabilitas latensi agar tetap rendah, GameSir memutuskan untuk tidak memasang motor getar maupun baterai di dalam unit ini. Oleh karena itu, pengoperasian Tarantula 8K sepenuhnya mengandalkan koneksi kabel USB-C yang dapat dilepas pasang.
Di sisi lain, GameSir juga merilis Tarantula Pro yang secara khusus menyasar segmen pengguna Xbox. Model ini memiliki polling rate 1.000Hz dan dibekali stik TMR generasi pertama, serta tambahan fitur gyroscope enam sumbu untuk kontrol yang lebih dinamis.
Meskipun Tarantula Pro memiliki bobot yang lebih berat yakni 235 gram, perangkat ini tetap membawa DNA kompetitif yang sama. Perbedaan mencolok hanya terletak pada target platform, di mana varian Pro lebih difokuskan pada kompatibilitas penuh dengan konsol buatan Microsoft tersebut.
Kedua produk terbaru dari GameSir ini dipasarkan dengan harga yang identik, yaitu 69,99 dollar AS atau berkisar Rp 1,2 juta. Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa untuk pasar China, produk ini akan menggunakan nama Nine-Tailed Fox Arena Edition dan Nine-Tailed Fox Microsoft Licensed Edition.