Kemenkeu Bahas Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Setara Pegawai BUMN

Kemenkeu Bahas Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Setara Pegawai BUMN
Foto: Ilustrasi Kemenkeu Bahas Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Setara Pegawai BUMN.

Kementerian Keuangan tengah melakukan pembahasan intensif terkait penetapan besaran upah bagi Manajer Koperasi Desa atau Kelurahan (Kopdes) Merah Putih. Langkah ini mencakup rencana penerapan skema penggajian yang setara dengan standar pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Jumat (8/5/2026).

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengonfirmasi bahwa koordinasi mengenai struktur gaji tersebut masih berlangsung di tingkat kementerian teknis. Hal ini dilakukan guna memastikan kesejahteraan para pengelola koperasi desa di masa depan sesuai dengan beban kerja mereka.

"Itu masih dibahas Kementerian Keuangan," kata Ferry dalam konferensi pers di Kantor Kemenkop, Jumat (8/5/2026).

Penegasan mengenai proses administrasi ini juga disampaikan oleh pihak pimpinan kementerian lainnya. Dilansir dari Money, pemerintah saat ini masih menanti keputusan final dari Bendahara Negara mengenai angka pasti penghasilan tersebut.

"Sedang dipersiapkan di kementerian keuangan konfirmasinya nanti bisa ke Kementerian Keuangan, kita sambil menunggu proses yang di dalam sana ya," ujar Farida Farichah, Wakil Menteri Koperasi.

Ferry menjelaskan bahwa para Manajer Kopdes Merah Putih nantinya akan menyandang status sebagai pegawai BUMN selama dua tahun pertama masa kerja. Mereka akan ditempatkan di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara yang bertugas membangun infrastruktur seperti gudang dan gerai.

Setelah periode transisi tersebut berakhir, terdapat rencana untuk mengalihkan status kepegawaian mereka secara administratif. Kemenkop memproyeksikan para manajer ini akan bekerja di bawah payung kementerian dengan ikatan kontrak tertentu.

"Kita berharap sih di Kementerian Koperasi. Pegawai PKWT," tutur Ferry.

Proses pengadaan tenaga kerja ini sedang dalam tahap seleksi untuk mengisi kebutuhan 30.000 posisi manajer di seluruh wilayah. Badan Kepegawaian Negara (BKN) dilibatkan langsung untuk melaksanakan ujian seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Antusiasme publik terhadap posisi ini tergolong sangat tinggi dengan angka pendaftar yang melampaui kapasitas tersedia. Selain posisi manajer, pemerintah juga berencana melakukan rekrutmen untuk tenaga bendahara secara bertahap guna memenuhi target pembangunan 80.000 unit koperasi.

"Belum lagi nanti ada bendahara dan selanjutnya akan ada tahap-tahap yang lainnya. Karena sekarang baru 35.000 yang kita rekrut," kata Ferry.

Artikel terkait

Rekomendasi