Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) bersiap menyelenggarakan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE-BSD City, Kabupaten Tangerang, mulai 30 Juli sampai 9 Agustus 2026.
Dilansir dari Detik Oto, ajang tahunan ini bakal menampilkan enam merek kendaraan baru yang memulai debut perdana mereka di pasar tanah air. Rangkaian acara sendiri akan diawali dengan Exclusive Media Day pada tanggal 29 Juli 2026 sebelum resmi dibuka untuk masyarakat umum.
Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, Anton Kumonty, menjelaskan bahwa ajang GIIAS kali ini mengusung tema 'Eye of the Future' sebagai representasi teknologi otomotif masa depan.
"GIIAS merupakan panggung teknologi. Pameran ini bukan sekadar tempat menampilkan kendaraan baru, melainkan gambaran nyata bagaimana inovasi mengubah cara kita bergerak di era modern ini," kata Anton dalam press conference GIIAS 2026 di Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Pameran ini dipastikan diikuti oleh lebih dari 60 merek otomotif hingga Mei 2026. Total peserta tersebut mencakup 41 merek kendaraan penumpang, enam merek kendaraan komersial, empat merek karoseri, serta 12 merek sepeda motor.
"Hal yang paling menarik, terdapat enam merek kendaraan baru yang untuk pertama kalinya turut berpartisipasi di acara GIIAS 2026," jelas Anton.
Merek-merek pendatang baru tersebut meliputi BAW, Changan, iCar, Leap Motor, Farizon, hingga Can-Am yang mengisi berbagai segmen kendaraan. Selain pameran, agenda lain yang disiapkan adalah konferensi internasional serta seminar harian mengenai perkembangan industri global.
Setelah merampungkan pameran di BSD Tangerang, rangkaian GIIAS The Series 2026 dijadwalkan berlanjut ke kota-kota besar lain seperti Surabaya, Bandung, Semarang, dan Makassar. Gaikindo juga merencanakan ekspansi wilayah pameran baru ke Bali pada awal tahun 2027.
"Gaikindo sangat meyakini bahwa semakin luas jangkauan pameran otomotif ini, maka akan semakin terbuka kesempatan buat mengembangkan industri otomotif nasional," tutup Anton.