Fasilitas Hajj Pavilion Bandara Madinah Manjakan Jemaah Haji

Fasilitas Hajj Pavilion Bandara Madinah Manjakan Jemaah Haji
Foto: Ilustrasi Fasilitas Hajj Pavilion Bandara Madinah Manjakan Jemaah Haji.

Jemaah haji non-fast track yang mendarat di Bandara Pangeran Amir Mohammad Bin Abdul Aziz (AMMA) Madinah akan menjalani proses transit di ruang tunggu khusus. Fasilitas yang dikenal sebagai Hajj Pavilion atau Paviliun Haji ini menjadi titik singgah sementara sebelum jemaah menuju hotel.

Dilansir dari Cahaya, para tamu Allah tersebut diperkirakan menghabiskan waktu sekitar 20 menit di area ini. Petugas haji sering menjuluki lokasi transit tersebut dengan sebutan 'keong' karena bentuk bangunannya, yang terdiri dari total enam ruang tunggu di kawasan bandara.

Kenyamanan menjadi prioritas utama di Hajj Pavilion, terutama dengan adanya fasilitas pendingin ruangan yang tersebar di berbagai sudut. Meskipun suhu udara di luar ruangan terpantau cukup terik, suasana di dalam Paviliun Haji tetap terasa dingin dan menyejukkan bagi jemaah.

Aspek kesehatan jemaah juga mendapatkan perhatian melalui ketersediaan klinik medis yang berlokasi di Paviliun 2. Ruangan medis ini telah dilengkapi dengan berbagai peralatan kesehatan untuk menangani kondisi darurat yang mungkin dialami jemaah saat menunggu bus.

Bagi jemaah yang ingin segera menunaikan ibadah shalat setelah mendarat, tersedia fasilitas mushala di dalam ruang tunggu tersebut. Mushala ini sudah dilengkapi dengan karpet yang nyaman serta peralatan shalat yang memadai bagi para jemaah.

Selain itu, ketersediaan air minum sangat mudah diakses melalui fasilitas serupa keran dengan tombol operasional di bagian samping. Pihak pengelola juga menyediakan gelas di dekat wadah air tersebut agar jemaah bisa langsung meminumnya saat merasa haus.

Kenyamanan Selama Masa Tunggu

Guna mengatasi rasa kantuk atau kelelahan setelah penerbangan jarak jauh, jemaah dapat memanfaatkan mesin pembuat kopi otomatis. Tersedia juga mesin penjual otomatis yang menjajakan berbagai pilihan makanan serta minuman ringan untuk mengisi tenaga sebelum perjalanan darat berlanjut.

Kebutuhan sanitasi dipenuhi dengan adanya toilet pria dan wanita yang letaknya terpisah secara jelas. Setiap area toilet memiliki sekitar 10 bilik untuk mencegah antrean panjang, serta dilengkapi wastafel dan sabun untuk menjaga kebersihan tangan jemaah.

Sebagai fungsi utamanya sebagai ruang transit, Paviliun Haji menyediakan barisan kursi tunggu yang dirancang ergonomis. Area duduk yang nyaman ini memastikan jemaah dapat beristirahat dengan tenang hingga jadwal bus yang akan mengantar ke hotel masing-masing tiba.

Artikel terkait

Rekomendasi