Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) mulai membuka pendaftaran bagi para pemain video game untuk posisi pengatur lalu lintas udara (ATC) pada pekan depan, Rabu, 15 April 2026. Langkah ini diambil guna mengatasi kekurangan sekitar 3.000 personel di sektor keselamatan penerbangan yang kian krusial.
Kampanye iklan khusus telah dirilis otoritas terkait dengan menyasar demografi dewasa muda yang dinilai memiliki ketangkasan kognitif serupa dengan aktivitas simulasi digital. Perekrutan ini menawarkan potensi penghasilan hingga USD 155.000 atau setara Rp 2,4 miliar per tahun setelah masa kerja tiga tahun, dilansir dari Detik iNET.
Narasi dalam promosi tersebut menekankan bahwa pengalaman bermain game memiliki korelasi langsung dengan tuntutan teknis dalam mengarahkan pesawat. Fokus utama ditujukan pada kemampuan multitasking dan pengambilan keputusan cepat di bawah tekanan tinggi.
"Anda telah berlatih untuk ini," sebut narasi dalam iklan tersebut.
Menteri Transportasi AS, Sean P. Duffy, memberikan penegasan bahwa pemanfaatan strategi ini bertujuan menjangkau generasi baru. Pemerintah memandang bahwa para gamer memiliki pondasi keterampilan yang dibutuhkan untuk menjaga keamanan ruang angkasa Amerika Serikat dari risiko kecelakaan.
"FAA memang harus beradaptasi untuk menjangkau generasi pekerja ATC berikutnya," ujar Sean P. Duffy, Menteri Transportasi AS.
Data internal menunjukkan bahwa FAA saat ini hanya memiliki sekitar 11.600 pengontrol aktif dari kebutuhan ideal sebanyak 14.663 personel. Defisit ini diperkirakan akan semakin parah karena banyaknya staf senior yang dijadwalkan memasuki masa pensiun pada tahun 2028.
Inisiatif ini muncul menyusul sejumlah tragedi di landasan pacu, termasuk tabrakan helikopter militer dengan jet penumpang di dekat Bandara Ronald Reagan pada awal 2025. Peristiwa fatal tersebut mengakibatkan 67 orang meninggal dunia dan memicu desakan reformasi sistem pengawasan udara.
Insiden terbaru juga tercatat di Bandara LaGuardia New York awal tahun ini yang melibatkan pesawat Air Canada dan sebuah truk pemadam kebakaran. Kecelakaan tersebut menelan korban jiwa dua orang pilot di lokasi kejadian.
Serikat pekerja ATC nasional memberikan dukungan terhadap perluasan kriteria pelamar ini asalkan standar kelulusan tetap ketat. Penggunaan istilah rekrutmen serupa pernah dilakukan pada tahun 2021 dengan tema peningkatan level karier bagi kalangan muda.