Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 menjadi perbincangan hangat di jagat maya setelah cuplikan video perlombaannya viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan adanya perdebatan antara peserta lomba dengan dewan juri dalam sebuah sesi penilaian.
Peristiwa yang memicu beragam reaksi warganet ini diketahui berlangsung saat babak final tingkat Kalimantan Barat di Kota Pontianak. Dilansir dari Suara, pihak Sekretariat Jenderal MPR RI kini tengah melakukan penelusuran internal guna menjaga integritas kompetisi bergengsi tersebut.
Sebagai respons atas dinamika yang terjadi, MPR RI berencana melaksanakan evaluasi total terhadap aspek teknis penyelenggaraan. Peninjauan ulang ini mencakup sistem penilaian, mekanisme verifikasi jawaban, hingga prosedur penyampaian keberatan dari peserta selama perlombaan berlangsung.
Terlepas dari kontroversi yang muncul, kompetisi ini tetap menjadi ajang prestisius bagi siswa tingkat SMA atau sederajat dari seluruh penjuru Indonesia. Proses pendaftarannya tidak dilakukan secara langsung ke tingkat nasional, melainkan harus melalui seleksi bertingkat.
Pendaftaran peserta dilakukan dengan melibatkan Dinas Pendidikan di masing-masing daerah. Terdapat tiga tahapan utama yang harus dilalui sekolah untuk bisa berkompetisi di ibu kota.
Pertama adalah seleksi tingkat kota atau kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan provinsi. Pada tahap ini, tiap daerah menyaring sekolah terbaik melalui ujian materi Empat Pilar serta pengetahuan nasional maupun internasional.
Jika terdapat kendala anggaran di daerah, pihak Dinas Pendidikan provinsi memiliki kewenangan untuk melakukan penunjukan langsung kepada sekolah yang dinilai layak. Sekolah yang lolos kemudian berhak melaju ke tahap berikutnya.
Kedua, seleksi tingkat provinsi dilaksanakan melalui kolaborasi antara Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI dengan Dinas Pendidikan setempat. Tahapan ini menerapkan sistem gugur dengan materi soal yang disiapkan langsung oleh tim pusat.
Babak Final Nasional dan Materi Uji
Sekolah yang berhasil menyandang gelar juara di tingkat provinsi akan dikirim ke Jakarta untuk mengikuti babak final nasional. Seluruh perwakilan provinsi akan bersaing memperebutkan gelar juara nasional di bawah panduan panitia pusat.
Para peserta diwajibkan menguasai cakupan materi yang luas untuk menghadapi persaingan ketat. Fokus utama pengujian meliputi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika.
Selain pilar dasar tersebut, peserta juga harus memahami Ketetapan MPRS dan MPR. Pengetahuan umum serta wawasan mengenai isu-isu nasional dan internasional juga menjadi bagian penting dalam penilaian lomba.
Melalui ajang ini, MPR RI berharap dapat memperkuat wawasan kebangsaan serta pemahaman nilai-nilai dasar negara di kalangan generasi muda. Pihak MPR RI juga menyampaikan apresiasi atas segala kritik dan masukan yang diberikan masyarakat demi perbaikan kualitas LCC di masa mendatang.