Perusahaan-perusahaan pelat merah dinilai tetap menjadi fondasi penting penopang stabilitas pasar modal Indonesia di tengah pergerakan saham yang dibayangi ketidakpastian global dan domestik, seperti dilansir dari Money.
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menilai kekuatan emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut terlihat dari kinerja operasional serta kontribusinya terhadap daya tahan pasar nasional.
"Emiten BUMN saat ini menunjukkan kinerja yang sangat baik dan turut menjaga stabilitas pasar modal Indonesia di tengah dinamika IHSG," kata Dony Oskaria, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara di Jakarta pada Rabu (20/5/2026).
Keberadaan perusahaan negara di lantai bursa berperan sebagai jangkar untuk menjaga kepercayaan pelaku pasar saat menghadapi tekanan eksternal maupun perubahan sentimen investor.
Komitmen memperkuat ketahanan pasar modal ini diwujudkan lewat kunjungan kerja ke Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta pada Selasa (19/5/2026).
Dalam agenda tersebut, Dony hadir bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, CEO Danantara Rosan Roeslani, Ketua OJK Friderica Widyasari Dewi, serta jajaran Direksi BEI.
Sinergi lintas lembaga tersebut dilakukan untuk memantau kondisi pasar secara real-time demi menjaga iklim investasi nasional tetap kompetitif, transparan, dan berkelanjutan.