Dua Kereta Tabrak Taksi dan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Dua Kereta Tabrak Taksi dan KRL di Stasiun Bekasi Timur
Foto: Ilustrasi Dua Kereta Tabrak Taksi dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Kecelakaan beruntun melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL), taksi, dan kereta api Argo Bromo Anggrek terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam. Insiden fatal yang menelan korban jiwa ini berawal saat sebuah KRL rute Cikarang menabrak taksi sebelum akhirnya ditabrak oleh kereta jarak jauh.

Data awal menunjukkan peristiwa ini berlangsung saat jam sibuk di lintasan padat aktivitas komuter. Dilansir dari Suara, sebuah taksi hijau dari armada Green SM awalnya tertabrak oleh KRL, yang menyebabkan rangkaian kereta komuter tersebut mengalami gangguan teknis hingga terhenti total di area stasiun.

Situasi kemudian menjadi kritis karena kereta api Argo Bromo Anggrek melaju pada jalur yang sama. Akibat posisi KRL yang masih tertahan di Stasiun Bekasi Timur, tabrakan kedua tidak terhindarkan dan memicu jatuhnya korban jiwa dari kalangan penumpang yang sebagian besar merupakan pekerja.

Salah satu kisah memilukan yang menjadi sorotan publik adalah meninggalnya seorang ibu muda yang baru saja menyelesaikan masa cuti melahirkannya. Informasi ini pertama kali mencuat melalui media sosial setelah dibagikan oleh kerabat korban yang berduka atas kepergian mendadak tersebut.

"Lihat berita kecelakaan KAI di Bekasi Timur nangis banget. Ada yang komen 'teteh aku MD (meninggal dunia) di hari pertama kerja setelah cuti melahirkan tiga bulan'" tulis akun @Bunaspace mengutip kesaksian adik korban.

Netizen memberikan simpati yang besar mengingat korban baru saja kembali beraktivitas untuk menopang kebutuhan keluarganya. Penumpang tersebut diketahui telah menghabiskan waktu penuh bersama buah hatinya sebelum akhirnya menjadi korban dalam kecelakaan maut di jalur Bekasi tersebut.

"Nemenin anaknya sampai tiga bulan setelah itu pergi untuk selamanya ya Allah" tambah akun tersebut saat menceritakan nasib tragis sang ibu muda.

Hingga Selasa siang, petugas gabungan masih berupaya melakukan identifikasi terhadap para korban dan mengevakuasi material kendaraan yang menghalangi perlintasan. Proses investigasi internal sedang dijalankan oleh PT KAI untuk menemukan penyebab pasti kegagalan koordinasi yang memicu tabrakan dua kereta pada jalur yang sama.

Artikel terkait

Rekomendasi