Menjenguk orang sakit merupakan salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Selain sebagai bentuk perhatian dan menjaga silaturahmi, tindakan ini juga bernilai pahala besar bagi siapa saja yang melakukannya.
Dilansir dari Detikcom, terdapat berbagai doa yang dapat dipanjatkan saat mengunjungi kerabat atau teman yang tengah terbaring sakit. Doa-doa ini menjadi bentuk harapan agar pasien segera diangkat penyakitnya dan diberikan kekuatan oleh Allah SWT.
Berdasarkan buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ust. Ahmad Zacky El-Syafa serta buku Akidah Akhlak susunan H. Aminudin dan Harjan Syuhada, berikut adalah beberapa lafal doa yang bisa diamalkan:
1. Doa untuk Mengangkat Penyakit
Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan doa khusus yang ditujukan untuk memohon kesembuhan total kepada Allah SWT:
Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘Ä Ïº┘ä┘å┘æ┘ÄϺÏ│┘É Ïú┘ÄÏ░┘Æ┘ç┘ÉÏ¿┘É Ïº┘ä┘ÆÏ¿┘ÄÏú┘ÆÏ│┘Ä Ïº┘ÉÏ┤┘Æ┘ü┘É Ïú┘Ä┘å┘ÆÏ¬┘Ä Ïº┘äÏ┤┘æ┘ÄϺ ┘ü┘É┘è ┘ä┘ÄϺ Ï┤┘É┘ü┘ÄϺÏí┘Ä ÏÑ┘É┘ä┘æ┘ÄϺ Ï┤┘É┘ü┘ÄϺÏñ┘Å┘â┘Ä Ï┤┘É┘ü┘ÄϺÏí┘ï ┘ä┘ÄϺ ┘è┘ÅÏ║┘ÄϺϻ┘ÉÏ▒┘Å Ï│┘Ä┘é┘Ä┘à┘ïϺ
Artinya: "Ya Allah, wahai Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakitnya, sembuhkanlah ia, (hanya) Engkaulah yang dapat menyembuhkannya. Tidak ada kesembuhan melainkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak kambuh lagi."
2. Doa agar Sembuh dalam Keadaan Bahagia
Doa ini pernah dibacakan oleh Rasulullah SAW saat menjenguk sahabat Sa'ad bin Abi Waqqash yang sedang sakit:
Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä ÏºÏ┤┘Æ┘ü┘É Ï│┘ÄÏ╣┘ÆÏ»┘ïϺ Ïî Ϻ┘Ä┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä ÏºÏ┤┘Æ┘ü┘É Ï│┘ÄÏ╣┘ÆÏ»┘ïϺÏî Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä ÏºÏ┤┘Æ┘ü┘É Ï│┘ÄÏ╣┘ÆÏ»┘ïϺ
Artinya: "Ya Allah... sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia. Ya Allah... sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia. Ya Allah... sembuhkanlah ia dalam keadaan bahagia." (HR. Muslim)
3. Doa Memohon Kesembuhan dari Arasy Allah
Dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmizi, disebutkan bahwa membaca doa ini sebanyak tujuh kali di hadapan orang sakit yang belum datang ajalnya dapat menjadi wasilah kesembuhan:
Ïú┘ÄÏ│┘ÆÏú┘Ä┘ä┘ŠϺ┘ä┘ä┘ç Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘Ä Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘ÄÏ▒┘ÆÏ┤┘É Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘ÄÏ©┘É┘è┘à┘É Ïú┘Ä┘å┘Æ ┘è┘ÄÏ┤┘Æ┘ü┘É┘è┘â┘Ä
Artinya: "Aku memohon kepada Allah Tuhan Yang Maha Agung Penguasa 'Arasy agar berkenan menyembuhkanmu (7x)."
4. Doa Rasulullah untuk Sahabat Salman
Berikut adalah doa yang dipanjatkan Nabi SAW saat mengunjungi sahabat Salman:
┘è┘ÄϺ Ï│┘Ä┘ä┘Æ┘à┘ÄϺ┘å┘ÅÏî Ï┤┘Ä┘ü┘Ä┘ë Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å Ï│┘Ä┘é┘Ä┘à┘Ä┘â┘ÄÏî ┘ê┘ÄÏ║┘Ä┘ü┘ÄÏ▒┘Ä Ï░┘Ä┘å┘ÆB┘Ä┘â┘ÄÏî ┘ê┘ÄÏ╣┘ÄϺ┘ü┘ÄϺ┘â┘Ä ┘ü┘É┘è Ï»┘É┘è┘å┘É┘â┘Ä ┘ê┘Äϼ┘ÉÏ│┘Æ┘à┘É┘â┘Ä ÏÑ┘É┘ä┘Ä┘ë ┘à┘ÅÏ»┘æ┘ÄÏ®┘É Ïú┘Äϼ┘Ä┘ä┘É┘â┘Ä
Artinya: "Wahai Salman... semoga Allah menyembuhkan penyakitmu dan mengampuni dosamu, memberikan kesehatan dalam agamamu, juga badanmu sampai kelak tiba ajalmu." (HR Ibnu Sunni)
5. Doa dari Imam Syafi'i
Imam Syafi'i juga memiliki amalan doa untuk memohon perlindungan dari segala rasa sakit:
Ï¿┘ÉÏ│┘Æ┘à┘É Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É Ïº┘äÏ▒┘æ┘ÄÏ¡┘Æ┘à┘Ä┘å┘É Ïº┘äÏ▒┘æ┘ÄÏ¡┘É┘è┘à┘ÉÏî ┘ê┘ÄÏ¿┘ÉϺ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É ┘ê┘Ä┘ä┘ÄϺ Ï¡┘Ä┘ê┘Æ┘ä┘Ä ┘ê┘Ä┘ä┘ÄϺ ┘é┘Å┘ê┘æ┘ÄÏ®┘Ä ÏÑ┘É┘ä┘æ┘ÄϺ Ï¿┘ÉϺ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘ÉϺ┘ä┘ÆÏ╣┘Ä┘ä┘É┘è┘æ┘É Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘ÄÏ©┘É┘è┘à┘ÉÏî Ïú┘ÄÏ│┘Æ┘â┘Å┘å┘Æ Ïú┘Ä┘è┘æ┘Å┘ç┘ÄϺ Ϻ┘ä┘Æ┘ê┘Äϼ┘ÄÏ╣┘Å Ï│┘Ä┘â┘Ä┘å┘ÆÏ¬┘Å┘â┘Ä Ï¿┘ÉϺ┘ä┘æ┘ÄÏ░┘É┘è ┘è┘Å┘à┘ÆÏ│┘É┘â┘ŠϺ┘äÏ│┘æ┘Ä┘à┘ÄϺÏí┘Ä Ïú┘Ä┘å┘Æ Ï¬┘Ä┘é┘ÄÏ╣┘Ä Ï╣┘Ä┘ä┘Ä┘ë Ϻ┘ä┘ÆÏú┘ÄÏ▒┘ÆÏÂ┘É ÏÑ┘É┘ä┘æ┘ÄϺ Ï¿┘ÉÏÑ┘ÉÏ░┘Æ┘å┘É┘ç┘ÉÏî ÏÑ┘É┘å┘æ┘Ä Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Ä Ï¿┘ÉϺ┘ä┘å┘æ┘ÄϺÏ│┘É ┘ä┘ÄÏ▒┘ÄÏí┘Å┘ê┘Æ┘ü┘î Ϻ┘äÏ▒┘æ┘ÄÏ¡┘É┘è┘à┘ÅÏî Ï¿┘ÉÏ│┘Æ┘à┘É Ïº┘ä┘ä┘ç┘É Ïº┘äÏ▒┘æ┘ÄÏ¡┘Æ┘à┘Ä┘å┘É Ïº┘äÏ▒┘æ┘ÄÏ¡┘É┘è┘à┘ÉÏî ┘ê┘ÄÏ¿┘ÉϺ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É ┘ê┘Ä┘ä┘ÄϺ Ï¡┘Ä┘ê┘Æ┘ä┘Ä ┘ê┘Ä┘ä┘ÄϺ ┘é┘Å┘ê┘æ┘ÄÏ®┘Ä ÏÑ┘É┘äϺ Ï¿┘ÉϺ┘ä┘ä┘ç┘É Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘Ä┘ä┘É┘è┘æ┘É Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘ÄÏ©┘É┘è┘à┘ÉÏî Ïú┘ÄÏ│┘Æ┘â┘Å┘å┘Æ Ïú┘Ä┘è┘æ┘Å┘ç┘ÄϺ Ϻ┘ä┘Æ┘ê┘Äϼ┘ÄÏ╣┘Å Ï│┘Ä┘â┘Ä┘å┘ÆÏ¬┘Å┘â┘Ä Ï¿┘ÉϺ┘ä┘æ┘ÄÏ░┘É┘è ┘è┘Å┘à┘ÆÏ│┘É┘â┘ŠϺ┘äÏ│┘æ┘Ä┘à┘Ä┘ê┘ÄϺϬ┘É ┘ê┘ÄϺ┘ä┘ÆÏú┘ÄÏ▒┘ÆÏÂ┘Ä Ïú┘Ä┘å┘Æ Ï¬┘ÄÏ▓┘Å┘ê┘Æ┘äϺ┘ï ┘ê┘Ä┘ä┘ÄϪ┘É┘å┘Æ Ï▓┘ÄϺ┘ä┘ÄϬ┘ÄϺ ÏÑ┘É┘å┘Æ Ïú┘Ä┘à┘ÆÏ│┘Ä┘â┘Ä┘ç┘Å┘à┘ÄϺ ┘à┘É┘å┘Æ Ïú┘ÄÏ¡┘ÄÏ»┘ì ┘à┘É┘å┘Æ Ï¿┘ÄÏ╣┘ÆÏ»┘É┘ç┘ÉÏî Ïú┘Ä┘å┘æ┘Ä┘ç┘Å ┘â┘ÄϺ┘å┘Ä Ï¡┘Ä┘ä┘É┘è┘Æ┘à┘ïϺ Ï║┘Ä┘ü┘Å┘ê┘ÆÏ▒┘ïϺ
Adab Islam Saat Mengunjungi Pasien
Selain membacakan doa, terdapat aturan atau adab yang perlu diperhatikan oleh setiap muslim saat menjenguk orang sakit:
- Niat yang Tulus: Pastikan kegiatan menjenguk dilakukan semata-mata karena Allah SWT agar bernilai ibadah.
- Memberi Perhatian: Menanyakan kondisi pasien secara sopan agar mereka merasa tidak sendirian.
- Memberikan Motivasi: Menghibur dan memberi semangat agar pasien tetap sabar serta berprasangka baik pada takdir.
- Melakukan Ruqyah: Dianjurkan membacakan doa kesembuhan sebagaimana yang dilakukan Malaikat Jibril kepada Nabi SAW.
- Larangan Mencela Penyakit: Jangan mencaci penyakit yang diderita karena sakit bisa menjadi penggugur dosa.
- Menjaga Pandangan: Tetap menjaga kesopanan saat menjenguk lawan jenis yang bukan mahram.
- Pemilihan Waktu: Hindari berkunjung saat pasien sedang beristirahat atau dalam kondisi medis yang kritis.