Malaikat Jibril Ajarkan Doa Khusus untuk Melumpuhkan Gangguan Jin

Malaikat Jibril Ajarkan Doa Khusus untuk Melumpuhkan Gangguan Jin
Foto: Ilustrasi Malaikat Jibril Ajarkan Doa Khusus untuk Melumpuhkan Gangguan Jin.

Umat Islam dianjurkan mengamalkan doa tertentu sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari gangguan makhluk gaib. Hal ini dilansir dari Cahaya, yang menyebutkan bahwa interaksi jin dengan manusia dapat memengaruhi kondisi psikologis hingga memicu kecemasan.

Gangguan tersebut sering kali ditandai dengan perasaan gelisah yang luar biasa, sulit menjalankan ibadah, hingga fenomena kesurupan. Meskipun membaca Al-QurÔÇÖan adalah cara utama untuk mengatasinya, terdapat sebuah riwayat yang menceritakan kondisi saat ayat suci tidak langsung membuat jin menjauh.

Pada situasi tersebut, Malaikat Jibril turun tangan memberikan pengajaran berupa doa khusus kepada Rasulullah SAW demi perlindungan diri. Doa ini menjadi benteng spiritual yang sangat kuat bagi setiap Muslim saat menghadapi gangguan dari bangsa jin.

Berikut adalah bacaan doa yang diajarkan oleh Malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW sebagaimana dikutip dari laman Kemenag:

Ïú┘ÄÏ╣┘Å┘êÏ░┘Å Ï¿┘É┘ê┘Äϼ┘Æ┘ç┘É Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É Ïº┘ä┘Æ┘â┘ÄÏ▒┘É┘è┘à┘ÉÏî ┘ê┘ÄÏ¿┘É┘â┘Ä┘ä┘É┘à┘ÄϺϬ┘É Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É Ïº┘äϬ┘æ┘ÄϺ┘à┘æ┘ÄϺϬ┘É Ïº┘ä┘æ┘ÄϬ┘É┘è ┘ä┘ÄϺ ┘è┘Åϼ┘ÄϺ┘ê┘ÉÏ▓┘Å┘ç┘Å┘å┘æ┘Ä Ï¿┘ÄÏ▒┘æ┘î ┘ê┘Ä┘ä┘ÄϺ ┘ü┘ÄϺϼ┘ÉÏ▒┘î ┘à┘É┘å┘Æ Ï┤┘ÄÏ▒┘æ┘É ┘à┘ÄϺ ┘è┘Ä┘å┘ÆÏ▓┘É┘ä┘Å ┘à┘É┘å┘Ä Ïº┘äÏ│┘æ┘Ä┘à┘ÄϺÏí┘ÉÏî ┘ê┘Ä┘à┘É┘å┘Æ Ï┤┘ÄÏ▒┘æ┘É ┘à┘ÄϺ ┘è┘ÄÏ╣┘ÆÏ▒┘Åϼ┘Å ┘ü┘É┘è┘ç┘ÄϺÏî ┘ê┘Ä┘à┘É┘å┘Æ Ï┤┘ÄÏ▒┘æ┘É ┘à┘ÄϺ Ï░┘ÄÏ▒┘ÄÏú┘Ä ┘ü┘É┘è Ϻ┘ä┘ÆÏú┘ÄÏ▒┘ÆÏÂ┘ÉÏî ┘ê┘Ä┘à┘É┘å┘Æ Ï┤┘ÄÏ▒┘æ┘É ┘à┘ÄϺ ┘è┘ÄÏ«┘ÆÏ▒┘Åϼ┘Å ┘à┘É┘å┘Æ┘ç┘ÄϺÏî ┘ê┘Ä┘à┘É┘å┘Æ Ï┤┘ÄÏ▒┘æ┘É ┘ü┘ÉϬ┘Ä┘å┘É Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘è┘Æ┘ä┘É ┘ê┘ÄϺ┘ä┘å┘æ┘Ä┘ç┘ÄϺÏ▒┘ÉÏî ┘ê┘Ä┘à┘É┘å┘Æ Ï┤┘ÄÏ▒┘æ┘É ÏÀ┘Ä┘ê┘ÄϺÏ▒┘É┘é┘É Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘è┘Æ┘ä┘ÉÏî ┘ê┘Ä┘à┘É┘å┘Æ Ï┤┘ÄÏ▒┘æ┘É ┘â┘Å┘ä┘æ┘É ÏÀ┘ÄϺÏ▒┘É┘é┘ì ÏÑ┘É┘ä┘æ┘ÄϺ ÏÀ┘ÄϺÏ▒┘É┘é┘ïϺ ┘è┘ÄÏÀ┘ÆÏ▒┘Å┘é┘Å Ï¿┘ÉÏ«┘Ä┘è┘ÆÏ▒┘ì ┘è┘ÄϺ Ï▒┘ÄÏ¡┘Æ┘à┘Ä┘å┘Å

AÔÇÿ├╗dzu biwajhill├óhil kar├«m, wabikalim├ótill├óhit-t├ómm├ótil-lat├« l├ó yuj├ówizuhunn├ó barrun wa f├ójirun, min syarri m├ó yanzilu minas-sam├óÔÇÖi, wa min syarri m├ó yaÔÇÿruju f├«h├ó, wa min syarri m├ó dzaraÔÇÖa fil-ardhi, wa min syarri m├ó yakhruju minh├ó, wa min syarri fitanil-laili wan-nah├óri, wa min syarri thaw├óriqil-laili, wa min syarri kulli th├óriqin ill├ó th├óriqan yathruqu bi khairin, y├ó rahm├ón.

"Aku berlindung dengan dzat Allah yang maha mulia, dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak ada orang baik dan juga orang durhaka yang melampauinya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit; dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan petaka-petaka malam; dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang datang membawa kebaikan, wahai Zat yang maha penyayang."

Kisah Rasulullah SAW dan Jin Ifrit

Asal-usul doa ini berkaitan erat dengan pengalaman Nabi Muhammad SAW yang dikisahkan oleh Ibnu MasÔÇÿud. Saat itu, Rasulullah SAW didatangi oleh jin ifrit yang membawa obor api untuk mengganggu beliau, yang menurut riwayat lain terjadi pada malam Isra MiÔÇÖraj.

Meskipun Rasulullah SAW telah membacakan ayat-ayat Al-QurÔÇÖan, makhluk tersebut justru semakin mendekat dengan niat buruk. Dalam kondisi genting tersebut, Malaikat Jibril menawarkan bantuan kepada Rasulullah SAW.

"Maukah jika aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang jika engkau membacanya, maka ia akan jatuh tersungkur dan obornya akan mati?" (HR. Malik, an-NasaÔÇÖi, ath-Thabrani, dan yang lain).

Seketika setelah Rasulullah SAW melafalkan kalimat yang diajarkan Malaikat Jibril, jin ifrit tersebut langsung jatuh tersungkur. Api yang dibawanya pun padam seketika, menandakan hilangnya kekuatan makhluk tersebut di hadapan kebesaran Allah SWT.

Upaya Perlindungan Diri bagi Muslim

Mengamalkan doa ini merupakan salah satu bentuk ikhtiar batiniah bagi umat Islam untuk mendapatkan ketenangan hidup. Selain melafalkan doa khusus, memperbanyak dzikir harian dan rutin membaca Al-QurÔÇÖan tetap menjadi anjuran utama untuk membentengi diri.

Kombinasi antara doa yang diajarkan Malaikat Jibril dan ibadah rutin diharapkan dapat menjauhkan setiap Muslim dari berbagai bentuk petaka yang datang di waktu siang maupun malam.

Artikel terkait

Rekomendasi