Kumpulan Doa agar Hajat Cepat Terkabul dan Tata Cara Sholat Hajat

Kumpulan Doa agar Hajat Cepat Terkabul dan Tata Cara Sholat Hajat
Foto: Ilustrasi Kumpulan Doa agar Hajat Cepat Terkabul dan Tata Cara Sholat Hajat.

Membaca doa agar hajat terkabul menjadi salah satu ikhtiar batin bagi umat muslim yang sedang memiliki keinginan khusus kepada Allah SWT. Berdoa merupakan perintah langsung dari Sang Khalik yang menjadi sarana bagi hamba-Nya untuk memohon pertolongan.

Dilansir dari Detikcom, perintah untuk senantiasa memanjatkan doa tertuang dalam Al-Qur'an surah Gafir ayat 60. Dalam ayat tersebut, Allah SWT berfirman:

┘ê┘Ä┘é┘ÄϺ┘ä┘Ä Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘Å┘â┘Å┘à┘ŠϺϻ┘ÆÏ╣┘Å┘ê┘Æ┘å┘É┘è┘Æ┘ô Ϻ┘ÄÏ│┘ÆÏ¬┘Äϼ┘ÉÏ¿┘Æ ┘ä┘Ä┘â┘Å┘à┘Æ █ùϺ┘É┘å┘æ┘Ä Ïº┘ä┘æ┘ÄÏ░┘É┘è┘Æ┘å┘Ä ┘è┘ÄÏ│┘ÆÏ¬┘Ä┘â┘ÆÏ¿┘ÉÏ▒┘Å┘ê┘Æ┘å┘Ä Ï╣┘Ä┘å┘Æ Ï╣┘ÉÏ¿┘ÄϺϻ┘ÄϬ┘É┘è┘Æ Ï│┘Ä┘è┘ÄÏ»┘ÆÏ«┘Å┘ä┘Å┘ê┘Æ┘å┘Ä Ï¼┘Ä┘ç┘Ä┘å┘æ┘Ä┘à┘Ä Ï»┘ÄϺϫ┘ÉÏ▒┘É┘è┘Æ┘å┘Ä Óúû ┘ª┘á

Artinya: "Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina."

Terdapat beberapa pilihan doa yang dapat diamalkan oleh umat Islam sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing, sebagaimana dirangkum dari buku Doa-doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ustaz Zacky El Syafa.

1. Doa Nabi Yunus AS (Doa Dzun Nun)

Lafal doa ini dikenal sangat mustajab dan sering dibaca ketika seseorang sedang mengalami kesulitan besar atau memohon pengampunan dosa.

┘ä┘æ┘ÄϺ┘ô Ϻ┘É┘ä┘░┘ç┘Ä Ïº┘É┘ä┘æ┘ÄϺ┘ô Ϻ┘Ä┘å┘ÆÏ¬┘Ä Ï│┘ÅÏ¿┘ÆÏ¡┘░┘å┘Ä┘â┘Ä Ïº┘É┘å┘æ┘É┘è┘Æ ┘â┘Å┘å┘ÆÏ¬┘Å ┘à┘É┘å┘Ä Ïº┘äÏ©┘æ┘░┘ä┘É┘à┘É┘è┘Æ┘å┘Ä

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minaz-zaalimiin.

Artinya: "Tidak ada tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang zalim." (QS Al Anbiya: 87).

Bagi mereka yang sedang jatuh sakit, doa ini dianjurkan untuk dibaca sebanyak 40 kali. Keutamaannya adalah mendapatkan ampunan Allah dan jika wafat, dicatat sebagai mati syahid.

2. Doa Pasca Sholat Hajat

Bacaan ini secara khusus dianjurkan untuk dibaca setelah melaksanakan sholat hajat sebelum menyampaikan keinginan pribadi secara langsung.

┘äϺ┘Ä ÏÑ┘É┘ä┘Ä┘ç┘Ä ÏÑ┘É┘äϺ┘æ┘Ä Ïº┘ä┘ä┘ç┘ŠϺ┘äÏ¡┘Ä┘ä┘É┘è┘à┘ŠϺ┘ä┘â┘ÄÏ▒┘É┘è┘Æ┘à┘ÅÏî ┘äϺ┘Ä ÏÑ┘É┘ä┘Ä┘ç┘Ä ÏÑ┘É┘äϺ┘æ┘Ä Ïº┘ä┘ä┘ç┘ŠϺ┘äÏ╣┘Ä┘ä┘É┘è┘æ┘ŠϺ┘äÏ╣┘ÄÏ©┘É┘è┘Æ┘à┘Å Ï│┘ÅÏ¿┘ÆÏ¡┘ÄϺ┘å┘Ä Ïº┘ä┘ä┘ç┘É Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘É Ïº┘äÏ╣┘ÄÏ▒┘ÆÏ┤┘É Ïº┘äÏ╣┘ÄÏ©┘É┘è┘Æ┘à┘É ┘êϺ┘äÏ¡┘Ä┘à┘ÆÏ»┘Å ┘ä┘ä┘ç┘É Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘É Ïº┘äÏ╣┘ÄϺ┘ä┘Ä┘à┘É┘è┘Æ┘å┘Ä

L─ü il─üha illall─ühul hal─½mul kar─½mu, 'azh─½mul hal─½mu, l─ü il─üha illall─ühul 'aliyyul 'azh─½mu. subh─üna rabbil 'arsyil 'azh─½mi, walhamdu lill─ühi rabbil '─ülam─½n.

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah yang santun dan pemurah. Tiada Tuhan selain Allah yang maha tinggi dan agung. Mahasuci Allah, Tuhan Arasy yang megah. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam."

3. Doa Saat Menghadapi Kesulitan

Amalan berikut ini kerap dipanjatkan ketika muslim memerlukan bantuan Allah dalam urusan pekerjaan, rezeki, maupun harapan untuk menunaikan ibadah haji.

┘äϺ┘Ä Ï¡┘Ä┘ê┘Æ┘ä┘Ä ┘ê┘Ä┘äϺ┘Ä ┘é┘Å┘ê┘æ┘ÄÏ®┘Ä ÏÑ┘É┘äϺ┘æ┘Ä Ï¿┘ÉϺ┘ä┘ä┘ç┘É Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘Ä┘ä┘É┘è┘æ┘É Ïº┘ä┘ÆÏ╣┘ÄÏ©┘É┘è┘à┘ÉÏî ┘è┘ÄϺ ┘é┘ÄÏ»┘É┘è┘à┘Å ┘è┘ÄϺ Ï»┘ÄϺϪ┘É┘à┘Å ┘è┘ÄϺ ┘ü┘ÄÏ▒┘ÆÏ» ┘Å┘è┘ÄϺ ┘ê┘ÄϬ┘ÆÏ▒┘Å ┘è┘ÄϺ Ïú┘ÄÏ¡┘ÄÏ»┘Å ┘è┘ÄϺ ÏÁ┘Ä┘à┘ÄÏ»┘Å ┘è┘ÄϺ Ï¡┘Ä┘è┘æ┘Å ┘è┘ÄϺ ┘é┘Ä┘è┘æ┘Å┘ê┘à┘Å ┘Å┘è┘ÄϺ Ï░┘ÄϺ Ϻ┘ä┘ÆÏ¼┘Ä┘äϺ┘Ä┘ä┘É ┘ê┘ÄϺ┘äÏÑ┘É┘â┘ÆÏ▒┘ÄϺ┘à┘É

Laa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adziimi, yaa qadiimu yaa daaimu yaa fardu yaa watru yaa ahadu yaa shamadu yaa hayyu yaa qayyuumu yaa dzal jalaali wal ikraami

Artinya: "Tiada daya dan kekuatan melainkan dari Allah Dzat yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Wahai Dzat yang Maha Dahulu, yang Maha Kekal, yang Maha Tunggal, yang Maha Ganjil, yang Maha Esa, Tempat Bergantung, Dzat yang Maha Berdiri Sendiri, Wahai Dzat yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan."

4. Doa Tawassul Melalui Al-Fatihah

Dalam Kitab Munajatun Nisa' karya Ibnu Watiniyah, disebutkan doa yang diawali dengan pembacaan Surat Al-Fatihah untuk menarik rahmat Allah SWT.

Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä Ïú┘Ä┘å┘ÆÏ¬┘Ä ┘ä┘Ä┘ç┘ÄϺ ┘ê┘Ä┘ä┘É┘â┘Å┘ä┘æ┘É Ï¡┘ÄϺϼ┘ÄÏ®┘ì ┘ü┘ÄϺ┘é┘ÆÏÂ┘É┘ç┘ÄϺ Ï¿┘É┘ü┘ÄÏÂ┘Æ┘ä┘É Ï¿┘ÉÏ│┘Æ┘à┘É Ïº┘ä┘ä┘ç┘É Ïº┘äÏ▒┘æ┘ÄÏ¡┘Æ┘à┘Ä┘å┘É Ïº┘äÏ▒┘æ┘ÄÏ¡┘É┘è┘à┘É (┘à┘ÄϺ ┘è┘Ä┘ü┘ÆÏ¬┘ÄÏ¡┘É Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å ┘ä┘É┘ä┘å┘æ┘ÄϺÏ│┘É ┘à┘É┘å┘Æ Ï▒┘ÄÏ¡┘Æ┘à┘ÄÏ®┘ì ┘ü┘Ä┘ä┘ÄϺ ┘à┘Å┘à┘ÆÏ│┘É┘â┘Ä ┘ä┘Ä┘ç┘ÄϺ

Allahumma anta laha wa likulli hajatin faqdhina bifadhli bismillahirrahmanirrahim (ma yaftahillahu linnasi min rahmatin fala mumsika laha).

Artinya: "Ya Allah, Engkau pemberi manfaat pada Fatihah dan pada setiap kebutuhan, maka kabulkan hajat (kami) dengan keutamaan bismillahirrahmânirrahim (apa yang Allah buka bagi manusia berupa rahmat maka tidak ada yang mampu menahannya)."

Amalan Sholat Hajat dan Tata Caranya

Selain melalui lisan, hajat juga bisa dijemput melalui sholat sunnah hajat. Berdasarkan penjelasan dalam buku Ensiklopedia Sholat Hajat, ibadah ini bisa dikerjakan antara 2 hingga 12 rakaat.

Pelaksanaannya dilakukan dengan salam setiap 2 atau 4 rakaat. Jika memilih 4 rakaat dengan satu kali salam, maka dilakukan langsung tanpa tasyahud awal pada rakaat kedua.

Berikut urutan tata cara sholat hajat secara ringkas:

  1. Berniat mengerjakan sholat hajat di dalam hati.
  2. Melakukan takbiratul ihram.
  3. Membaca doa iftitah, Al-Fatihah, dan surat pendek Al-Qur'an.
  4. Rukuk, iktidal, dan sujud secara tertib.
  5. Duduk di antara dua sujud dan sujud kedua.
  6. Melanjutkan rakaat berikutnya hingga tasyahud akhir.
  7. Salam sebagai penutup sholat.

Setelah melaksanakan sholat, muslim dapat melanjutkan dengan membaca dzikir dan doa hajat seperti yang telah dipaparkan sebelumnya untuk memohon kemudahan atas segala urusan dunia maupun akhirat.

Artikel terkait

Rekomendasi