Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk memastikan kelayakan konsumsi ternak bagi masyarakat.
Puluhan petugas pemeriksa dan kader kesehatan masyarakat veteriner (Kesmavet) dikerahkan langsung ke berbagai lapak penjualan ternak. Seperti dilansir dari Media Indonesia, tim ini bertugas menjamin hewan bebas dari penyakit.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Diskanak Purwakarta, Wini Karmila, menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan sejak sebelum hari raya melalui pemeriksaan antemortem.
ÔÇ£Menjelang Idul Adha ini kami menerjunkan petugas disertai kader Kesmavet. Pemeriksaan lapak dilakukan dengan penempelan tanda sudah diperiksa oleh petugas dan label sehat pada ternaknya,ÔÇØ katanya, Kamis (21/5).
Pengawasan ini akan berlangsung secara berkesinambungan. Petugas tetap melakukan pemantauan hingga proses penyembelihan dan pendistribusian daging kurban di berbagai tempat serta DKM di Purwakarta.
Wini Karmila menambahkan bahwa pemeriksaan antemortem dijadwalkan berlangsung hingga H-1 Idul Adha. Setelah itu, petugas akan melaksanakan pemeriksaan postmortem atau organ dalam hewan pascapenyembelihan hingga hari tasyrik.
Secara keseluruhan, Diskanak menyiagakan 11 petugas pemeriksa dan 60 kader Kesmavet di berbagai wilayah. Mereka saling berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, DKM, Diskominfo, BPBD, hingga Dinas Kesehatan.
Masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin melaporkan masalah kesehatan ternak dapat memanfaatkan layanan pengaduan. Layanan ini dibuka melalui pemerintah desa, kecamatan, hingga nomor pesan singkat 0877-1129-9340.
Diskanak Purwakarta juga memastikan situasi kesehatan hewan ternak di wilayah tersebut saat ini aman dari wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Temuan tiga ekor hewan suspek pada awal April lalu telah ditangani hingga sembuh total.