Desa Wisata Belitung Terapkan Inovasi Digital untuk Dorong Ekonomi

Desa Wisata Belitung Terapkan Inovasi Digital untuk Dorong Ekonomi
Foto: Ilustrasi Desa Wisata Belitung Terapkan Inovasi Digital untuk Dorong Ekonomi.

Wisatawan di Bukit Peramun, Desa Air Selumar, Belitung kini dapat menikmati fasilitas teknologi digital yang terintegrasi di dalam kawasan hutan tropis untuk meningkatkan pengalaman perjalanan wisata. Dilansir dari Money, integrasi teknologi ini bertujuan menggerakkan ekonomi masyarakat lokal dan pelaku UMKM melalui konsep pengelolaan mandiri berbasis komunitas.

Kawasan ini dikenal sebagai hutan digital berbasis masyarakat pertama di Indonesia yang menerapkan fitur digital hiking dan Virtual Zoo. Lokasinya yang strategis di pusat segitiga pariwisata Belitung menjadikan Bukit Peramun sebagai destinasi unggulan dengan ketinggian 129 meter di atas permukaan laut.

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menjelaskan bahwa pengembangan desa binaan merupakan bagian dari komitmen untuk meningkatkan daya tarik wisata secara berkelanjutan.

"Bakti BCA tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga memastikan desa binaan dapat berkembang menjadi desa mandiri dan berkelanjutan," ujar Hera F. Haryn, Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA pada Minggu (10/5/2026).

Atas konsistensi dalam menggabungkan pelestarian lingkungan dan teknologi, Bukit Peramun telah meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pelopor hutan digital. Penghargaan ini melengkapi prestasi sebelumnya yaitu Green Gold dalam ajang Indonesian Sustainable Tourism Awards 2019.

"Kami senantiasa mendorong desa-desa binaan Bakti BCA untuk menonjolkan karakteristik yang dimiliki," kata Hera F. Haryn, Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA.

Penerapan inovasi digital seperti asisten virtual berbasis Android terbukti efektif dalam meningkatkan jumlah kunjungan pelancong. Data menunjukkan kunjungan wisatawan mancanegara meningkat dari 387 orang pada 2023 menjadi 485 orang pada 2025, sementara wisatawan domestik mencapai 1.648 orang pada periode yang sama.

Selain Bukit Peramun, pengembangan juga dilakukan di Desa Wisata Kreatif Terong yang memanfaatkan lahan bekas tambang timah menjadi area wisata edukasi. Kawasan tersebut kini memiliki fasilitas Wisata Aik Rusa Berehun yang menawarkan aktivitas memancing hingga tradisi makan bedulang bagi para pengunjung.

"Semoga dukungan kami dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal dan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," tegas Hera F. Haryn, Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA.

Pada tahun 2026, Desa Wisata Kreatif Terong dipilih sebagai lokasi program Genera-Z Berbakti untuk mendorong keterlibatan mahasiswa dalam inovasi desa. Fokus utama program ini adalah meningkatkan daya saing destinasi wisata binaan agar memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Artikel terkait

Rekomendasi