Data GoodStats Ungkap Zodiak Paling Dominan di Kalangan Miliarder ASEAN

Data GoodStats Ungkap Zodiak Paling Dominan di Kalangan Miliarder ASEAN
Foto: Ilustrasi Data GoodStats Ungkap Zodiak Paling Dominan di Kalangan Miliarder ASEAN.

Daftar orang terkaya di Asia Tenggara yang bergerak di berbagai sektor industri strategis didominasi oleh pengusaha dari Indonesia. Data GoodStats per Maret 2026 menunjukkan Taurus dan Aries merupakan zodiak paling dominan di antara para miliarder ASEAN.

Seperti dikutip dari Suara, sejumlah pengusaha terkaya di Asia Tenggara lahir di bawah dua zodiak tersebut, mulai dari Prajogo Pangestu hingga Low Tuck Kwong. Indonesia mendominasi daftar orang terkaya di ASEAN dengan sederet nama besar dari sektor energi, perbankan, hingga industri makanan.

Meski Taurus dan Aries paling banyak muncul, zodiak lain seperti Leo, Libra, Scorpio, Cancer, hingga Pisces tetap hadir dalam daftar para konglomerat sukses Asia Tenggara. Tokoh seperti Prajogo Pangestu, Low Tuck Kwong, dan Budi Hartono tercatat memiliki kekayaan miliaran dolar AS hingga 2026.

Pham Nhat Vuong merupakan pendiri Vingroup, konglomerasi besar asal Vietnam yang bergerak di bidang properti, teknologi, hingga otomotif lewat VinFast. Ia dikenal sebagai orang terkaya di Vietnam dengan kekayaan mencapai sekitar 7,5 miliyar dolar AS atau setara Rp122 triliun dengan zodiak Leo.

Prajogo Pangestu adalah pemilik Barito Pacific Group yang bergerak di sektor petrokimia dan energi yang berzodiak Taurus. Forbes mencatat kekayaannya sempat mencapai 39,8 miliar dolar AS dalam daftar IndonesiaÔÇÖs 50 Richest 2025, sementara data Forbes Real Time Billionaires Mei 2026 menunjukkan kekayaannya berada di kisaran 15,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp269 triliun.

Pendiri Bayan Resources berzodiak Aries, Low Tuck Kwong, dikenal sebagai "raja batu bara" Indonesia yang memiliki bisnis besar di sektor tambang dan energi terbarukan. Forbes mencatat kekayaannya mencapai 14,6 miliar dolar AS per Mei 2026, namun dalam daftar Forbes Indonesia awal 2026, kekayaannya sempat menyentuh 23,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp370 triliun.

Robert Budi Hartono merupakan salah satu pemilik Grup Djarum dan pemegang saham utama BCA bersama keluarganya. Menurut data Forbes awal 2026, kekayaannya diperkirakan mencapai 19,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp310 triliun.

Dhanin Chearavanont adalah sosok penting di balik CP Group atau Charoen Pokphand, perusahaan raksasa Thailand yang bergerak di bidang pangan, retail, dan telekomunikasi. Kekayaannya diperkirakan mencapai sekitar 12 miliar dolar AS dan menjadikannya salah satu orang terkaya di Thailand dengan zodiak Aries.

Michael Bambang Hartono yang berzodiak Libra merupakan saudara dari Budi Hartono dan sama-sama menjadi pengendali Grup Djarum serta pemegang saham besar BCA. Forbes mencatat kekayaannya berada di kisaran 19,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp300 triliun pada 2026.

Sarath Ratanavadi adalah CEO Gulf Energy Development, perusahaan energi terbesar di Thailand yang berkembang pesat di Asia Tenggara dengan total kekayaan diperkirakan mencapai lebih dari 10 miliar dolar AS di bawah naungan zodiak Cancer.

Enrique Razon Jr. dikenal lewat bisnis pelabuhan internasional melalui ICTSI atau International Container Terminal Services Inc. Selain logistik, pengusaha berzodiak Pisces ini memiliki investasi di sektor resor dan hiburan dengan total kekayaan sekitar 11 miliar dolar AS.

Robert Kuok dijuluki "Raja Gula" Asia dan dikenal sebagai pendiri Kuok Group serta jaringan hotel Shangri-La. Forbes Malaysia 2026 mencatat kekayaan pria berzodiak Libra ini mencapai 13,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp221 triliun.

Anthony Salim adalah pemimpin Salim Group yang membawahi berbagai bisnis besar seperti Indofood, retail, hingga telekomunikasi. Kekayaannya diperkirakan mencapai sekitar 10,5 miliar dolar AS atau setara Rp185 triliun dengan zodiak Scorpio.

Dari daftar tersebut, Taurus dan Aries menjadi zodiak yang paling banyak muncul di kalangan miliarder ASEAN. Taurus diisi oleh Prajogo Pangestu dan R. Budi Hartono, sedangkan Aries ditempati oleh Low Tuck Kwong dan Dhanin Chearavanont.

Kesuksesan para konglomerat ini tentu tidak ditentukan zodiak semata karena kerja keras, strategi bisnis, kemampuan membaca peluang, hingga keberanian mengambil risiko tetap menjadi faktor utama di balik kekayaan mereka. Indonesia menjadi negara yang paling mendominasi daftar miliarder ASEAN tersebut, menandakan besarnya pengaruh pengusaha nasional dalam perekonomian Asia Tenggara.

Artikel terkait

Rekomendasi