Sebuah penelitian mengungkapkan fenomena menarik mengenai kebiasaan masyarakat saat memulai hari. Dilansir dari Tekno, sebanyak 79 persen dari total 7.000 responden mengaku langsung membuka ponsel dalam 15 menit pertama setelah mereka bangun tidur.
Meskipun tampak lazim dilakukan untuk mencari informasi terkini, kebiasaan ini ternyata menyimpan risiko bagi kesehatan mental dan efektivitas kerja. Para ahli menyarankan agar aktivitas tersebut dihindari karena dampak negatif yang ditimbulkannya pada psikologis pengguna.
Dikutip dari Tekno melalui laporan Elite Daily, terdapat tiga dampak utama yang patut diwaspadai jika seseorang tidak bisa lepas dari ponsel saat baru tersadar dari tidur. Salah satu dampak yang paling terasa adalah peningkatan risiko stres dan rasa cemas.
Kecemasan ini sering kali muncul akibat informasi yang dibaca melalui layar ponsel, baik dari media sosial maupun kanal berita. Terkadang, informasi yang masuk tidak sesuai dengan harapan pengguna sehingga memicu tekanan mental sejak pagi hari.
Selain itu, arus informasi yang sangat deras di internet dapat menimbulkan ketakutan akan tertinggal kabar terbaru atau dikenal dengan istilah FOMO. Kondisi ini memaksa pengguna merasa wajib segera memeriksa ponsel agar tidak merasa terisolasi dari perkembangan informasi.
Dampak pada Fokus dan Produktivitas
Kebiasaan ini juga berisiko mengacaukan fokus pikiran untuk menjalani agenda harian. Saat tubuh dan pikiran belum sepenuhnya terjaga, paparan tumpukan informasi dari layar ponsel justru akan memecah konsentrasi dan mengganggu kemampuan otak dalam menyusun skala prioritas.
Kekacauan fokus tersebut secara otomatis berdampak pada tingkat produktivitas seseorang. Pengguna cenderung terjebak dalam aktivitas menggulir layar (scrolling) dalam waktu lama, yang akhirnya membuat tugas-tugas penting terabaikan dan waktu terbuang percuma.
Dikutip dari Forbes, tujuan utama pengguna membuka ponsel saat pagi adalah memeriksa media sosial. Meski perangkat digital mampu menyajikan data dengan cepat, ketergantungan ini dinilai tidak baik bagi pola aktivitas manusia yang sehat.
Langkah Pencegahan untuk Pengguna
Guna menghindari dampak negatif tersebut, pengguna perlu melakukan langkah pencegahan yang terencana. Kunci utamanya adalah meminimalkan keinginan untuk segera memeriksa perangkat elektronik segera setelah membuka mata.
Salah satu langkah sederhana yang bisa diterapkan adalah dengan memanfaatkan fitur bawaan pada perangkat. Misalnya, pengguna dapat mengaktifkan mode tertentu pada ponsel yang mampu membatasi gangguan atau notifikasi yang masuk selama waktu istirahat dan sesaat setelah bangun.
Pemisahan jarak antara tempat tidur dengan perangkat komunikasi juga dapat membantu mengurangi dorongan impulsif untuk meraih ponsel. Dengan memberikan jeda waktu sebelum berinteraksi dengan dunia digital, pikiran memiliki kesempatan untuk bersiap menghadapi aktivitas harian secara lebih tenang dan teratur.