Daftar resmi tim yang akan bertanding di Stage 2 ESL Pro League (EPL) Season 23 kini telah lengkap setelah persaingan ketat selama lima hari di fase awal. Sebanyak delapan tim tangguh berhasil melewati rintangan di Stage 1 dan berhak melanjutkan langkah mereka ke babak berikutnya.
Fase kedua ini diprediksi akan berlangsung lebih sengit karena para pemenang dari Stage 1 akan bertemu dengan tim-tim elit dunia yang sudah menunggu. Turnamen Counter-Strike 2 ini bukan sekadar ajang perebutan tiket playoff, melainkan panggung pembuktian bagi tim papan atas maupun tim pendatang baru.
Dominasi Tim di Fase Stage 1
FUT Esports dan Legacy menjadi dua tim yang paling mencuri perhatian selama babak Stage 1 berlangsung. Keduanya berhasil melaju dengan catatan kemenangan sempurna 3-0 tanpa sekalipun mengalami kekalahan.
Legacy menunjukkan taringnya dengan menumbangkan organisasi besar seperti G2 Esports, Ninjas in Pyjamas, hingga Parivision. Di sisi lain, FUT Esports tampil meyakinkan setelah mengandaskan perlawanan M80, Passion UA, dan tim raksasa Astralis.
Meski sempat terjegal oleh FUT, Astralis tetap berhasil mengamankan tiket Stage 2 dengan perolehan skor akhir 3-1. Langkah sukses ini juga diikuti oleh Monte dan paiN Gaming yang tampil konsisten di sepanjang fase pembuka.
Bagi paiN Gaming, pencapaian ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan roster asal Brasil tersebut. Performa mereka yang terus meningkat membawa dampak signifikan pada posisi mereka di sistem Valve Regional Standings (VRS).
Perjuangan Dramatis Menuju Stage 2
Tidak semua tim mendapatkan jalan yang mulus, karena tiga tim lainnya harus berjuang hingga titik darah penghabisan di ronde terakhir. 3DMAX, HEROIC, dan G2 Esports menjadi tim yang berhasil lolos secara dramatis melalui pertandingan penentuan.
3DMAX tampil mengejutkan setelah melakukan perombakan susunan pemain dengan mendatangkan Kévin “misutaaa” Rabier ke dalam tim. Strategi ini terbukti ampuh karena mereka berhasil mengeliminasi Team Liquid untuk mendapatkan tempat di fase berikutnya.
G2 Esports juga dipaksa bekerja ekstra keras dalam pertandingan hidup mati melawan Ninjas in Pyjamas. Dalam laga bertajuk best-of-three tersebut, G2 akhirnya keluar sebagai pemenang setelah melalui duel yang sangat menguras tenaga.
Sementara itu, HEROIC memastikan satu slot tersisa setelah meraih kemenangan bersih 2-0 atas Parivision. Keberhasilan ini cukup mengejutkan mengingat persaingan di grup tersebut sangatlah kompetitif bagi semua tim yang terlibat.
Daftar Tim Undangan dan Peserta Stage 2
Di fase Stage 2 nanti, para tim yang lolos akan langsung berhadapan dengan jajaran tim terbaik dunia. Tim-tim besar ini mendapatkan jalur undangan khusus untuk langsung berlaga di babak ini tanpa harus melewati Stage 1.
Berikut adalah daftar lengkap tim undangan yang siap meramaikan persaingan di Stage 2:- FURIA
- Team Spirit
- MOUZ
- NAVI
- The MongolZ
- Aurora Gaming
- FaZe Clan
- B8
Kehadiran tim-tim di atas dipastikan akan membuat intensitas turnamen semakin memuncak. Menariknya, dua tim raksasa yaitu Team Vitality dan Team Falcons absen dalam edisi kali ini, sehingga ESL Pro League S23 dipastikan akan memiliki juara baru.
Jadwal Pertandingan Pembuka Stage 2
Panitia telah merilis jadwal pertandingan awal yang mempertemukan tim undangan dengan tim yang lolos dari kualifikasi Stage 1. Beberapa laga besar dipastikan akan tersaji sejak hari pertama pertandingan dimulai.
Berikut adalah rangkaian jadwal pertandingan awal yang patut dinantikan oleh para penggemar:| Pertandingan | Kategori Laga |
|---|---|
| NAVI vs Monte | Matchday 1 |
| FUT Esports vs Astralis | Matchday 1 |
| Team Spirit vs 3DMAX | Matchday 1 |
| Aurora Gaming vs Legacy | Matchday 2 |
| G2 Esports vs FaZe Clan | Matchday 2 |
| The MongolZ vs paiN Gaming | Matchday 2 |
| MOUZ vs HEROIC | Matchday 3 |
| FURIA vs B8 | Matchday 3 |
Jadwal di atas merangkum pertemuan perdana yang akan menentukan posisi tim di bracket selanjutnya. Seluruh rangkaian pertandingan ini dapat disaksikan oleh penggemar secara langsung melalui platform streaming resmi ESL di YouTube dan Twitch.
Pengaruh Sistem VRS dan Persaingan Major
Penerapan sistem Valve Regional Standings (VRS) kembali menjadi topik hangat yang memengaruhi jalannya turnamen. Sistem poin ini memaksa banyak tim untuk tetap aktif berkompetisi, bahkan di turnamen kasta kedua atau Tier 2.
Fenomena ini terlihat jelas ketika banyak tim papan atas rela mengikuti berbagai ajang demi mengamankan poin tambahan. Tujuannya adalah agar posisi mereka tetap aman dalam daftar undangan resmi untuk turnamen Major mendatang.
Momen penuh tekanan sempat dialami oleh FaZe Clan saat mereka bertanding di ajang HLC Belgrade Pro 2026. Sayangnya, mereka gagal mengamankan slot penting tersebut setelah dipaksa tunduk oleh tim BIG di laga final.
Kekalahan tersebut menjadi bukti nyata betapa ketatnya persaingan di skena Counter-Strike profesional saat ini. Setiap poin sangatlah berharga bagi tim yang ingin terus eksis di turnamen tingkat dunia seperti ESL Pro League.