Apple baru saja melakukan penyesuaian nilai tukar tambah (trade-in) untuk berbagai produknya di pasar Amerika Serikat per 28 Mei 2026. Perubahan ini membawa kabar baik bagi pengguna produk Apple terbaru, namun memberikan nilai yang lebih rendah bagi pengguna perangkat Android.
Melansir laporan dari MacRumors, Apple menaikkan estimasi harga tukar tambah untuk lini iPhone, iPad, Mac, hingga Apple Watch versi terkini. Sebaliknya, penawaran untuk ponsel berbasis Android justru mengalami pemangkasan harga yang cukup signifikan.
Detail Kenaikan Nilai Tukar Tambah iPhone
Bagi pemilik iPhone generasi terbaru, nilai jual perangkat Anda melalui program resmi Apple kini menjadi sedikit lebih tinggi. Kenaikan harga ini bervariasi tergantung pada model yang ingin ditukarkan oleh konsumen.
Berikut adalah estimasi harga terbaru untuk program tukar tambah iPhone di Apple Store :
- iPhone 16 Pro Max: Naik dari 685 dolar AS menjadi 695 dolar AS (sekitar Rp12,41 juta).
- iPhone 16 Pro: Naik dari 550 dolar AS menjadi 560 dolar AS (sekitar Rp10 juta).
- iPhone 16 Plus: Naik dari 455 dolar AS menjadi 465 dolar AS (sekitar Rp8,3 juta).
- iPhone 16: Naik dari 435 dolar AS menjadi 460 dolar AS (sekitar Rp8,21 juta).
Peningkatan ini memberikan tambahan dana bagi pengguna yang berencana melakukan upgrade ke perangkat yang lebih baru. Nilai tersebut berlaku di berbagai cabang Apple Store yang tersebar di wilayah Amerika Serikat.
Perubahan Harga untuk iPad dan Mac
Lini tablet iPad juga mendapatkan penyesuaian positif dengan kenaikan kisaran harga tukar tambah yang cukup merata. Hampir seluruh model, mulai dari versi standar hingga varian Pro, mengalami peningkatan nilai jual kembali.
Daftar kenaikan nilai tukar tambah untuk berbagai model iPad :
| Model Perangkat | Harga Lama (USD) | Harga Baru (USD) |
|---|---|---|
| iPad Pro | 670 dolar AS | 690 dolar AS |
| iPad Air | 445 dolar AS | 460 dolar AS |
| iPad Mini | 250 dolar AS | 265 dolar AS |
| iPad (Standar) | 220 dolar AS | 235 dolar AS |
Tabel di atas menunjukkan bahwa pemilik iPad Pro mendapatkan keuntungan paling besar dengan kenaikan nilai mencapai 20 dolar AS. Sementara itu, untuk kategori Mac, tren kenaikan juga terlihat pada model MacBook Pro dan MacBook Air.
Namun, terdapat pengecualian untuk komputer kelas atas seperti Mac Pro atau Mac Studio yang harganya justru menurun. Batas maksimal penawaran tukar tambah Mac turun dari 2.090 dolar AS menjadi 2.045 dolar AS.
Nasib Perangkat Android dan Apple Watch
Berbanding terbalik dengan produk Apple, nilai tukar tambah untuk ponsel Android justru mengalami penurunan. Pemilik perangkat unggulan dari Samsung dan Google harus menerima kenyataan bahwa nilai perangkat mereka menyusut di mata Apple.
Perbandingan nilai tukar tambah untuk perangkat Android dan Apple Watch :
- Samsung Galaxy S23 Ultra: Turun dari 230 dolar AS menjadi 200 dolar AS (sekitar Rp3,57 juta).
- Google Pixel 8 Pro: Turun dari 170 dolar AS menjadi 165 dolar AS (sekitar Rp2,94 juta).
- Apple Watch Ultra 2: Naik dari 295 dolar AS menjadi 305 dolar AS (sekitar Rp5,44 juta).
- Apple Watch Series 9: Naik dari 120 dolar AS menjadi 130 dolar AS (sekitar Rp2,32 juta).
Beberapa model seperti Samsung Galaxy S23 dan OnePlus 12 dilaporkan tidak mengalami perubahan harga. Sementara itu, Apple Watch Ultra generasi pertama justru mengalami penurunan nilai dari 215 dolar AS menjadi 205 dolar AS.
Perlu dicatat bahwa seluruh nominal yang disebutkan di atas merupakan angka perkiraan awal saja. Keputusan akhir mengenai nilai tukar tambah tetap bergantung pada hasil pemeriksaan fisik secara langsung oleh teknisi Apple.
Jika perangkat dianggap tidak layak untuk ditukarkan, Apple menawarkan layanan daur ulang secara cuma-cuma kepada pelanggan. Hasil dari kredit tukar tambah ini nantinya dapat digunakan langsung untuk memotong harga pembelian produk baru.