CNAF Jaga Biaya Pendanaan Tetap Stabil di Kuartal I-2026

CNAF Jaga Biaya Pendanaan Tetap Stabil di Kuartal I-2026
Foto: Ilustrasi CNAF Jaga Biaya Pendanaan Tetap Stabil di Kuartal I-2026.

PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) memastikan biaya pendanaan atau cost of fund (CoF) perusahaan masih terkendali hingga kuartal I-2026, seperti dikutip dari Keuangan. Kondisi ini dicapai di tengah dominasi sektor perbankan dalam pendanaan industri multifinance serta tren kenaikan suku bunga dan yield obligasi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat per Maret 2026, sumber pendanaan perusahaan pembiayaan masih didominasi perbankan dengan porsi 73,65% atau Rp 279,74 triliun. Situasi tersebut dinilai membuat industri multifinance rentan terhadap fluktuasi suku bunga dan kenaikan yield obligasi yang memengaruhi biaya pendanaan.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengungkapkan, CoF CNAF pada kuartal I-2026 tercatat sebesar Rp 132 miliar. Angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai Rp 142 miliar.

"Secara rasio, CoF periode Maret 2026 sebesar 6,29%, menurun dibandingkan periode Desember 2025 sebesar 6,71% maupun Maret 2025 sebesar 6,61%," ujar Ristiawan kepada Kontan, Senin (18/5/2026).

Ristiawan menyatakan bahwa CNAF belum mengubah strategi pendanaan secara signifikan walaupun kondisi suku bunga dan yield obligasi bergerak naik. Perusahaan tetap fokus mempertahankan struktur pendanaan optimal dengan aktif mencari alternatif sumber dana yang kompetitif dan efisien.

Komposisi pendanaan CNAF saat ini berasal dari diversifikasi melalui joint financing (JF) dan non joint financing (NJF), baik lewat pinjaman perbankan maupun instrumen pasar modal. Guna menjaga efisiensi, perusahaan juga mengoptimalkan sumber modal alternatif melalui penerbitan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan CIMB Niaga Finance.

"Selain itu, perseroan juga berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan secara bertahap guna memperoleh skema harga terbaik di pasar," lanjutnya.

Dari sisi pertumbuhan pembiayaan, CNAF menerapkan strategi diversifikasi produk dengan memperbesar porsi pembiayaan haji dan emas. Langkah ini didukung oleh akselerasi digitalisasi lewat aplikasi CNAF Mobile untuk mempercepat layanan serta memperluas penetrasi produk kepada konsumen.

ÔÇ£Kombinasi strategi tersebut terbukti mampu menjaga kinerja bisnis CNAF tetap produktif dan tumbuh stabil di tengah tantangan ekonomi,ÔÇØ tutur Ristiawan.

Artikel terkait

Rekomendasi