China Eksekusi Mati Pembunuh Miliarder Game Lin Qi

China Eksekusi Mati Pembunuh Miliarder Game Lin Qi
Foto: Ilustrasi China Eksekusi Mati Pembunuh Miliarder Game Lin Qi.

Otoritas China mengeksekusi seorang pria bernama Xu Yao pada 21 Mei 2026 karena terbukti membunuh rekan kerjanya yang merupakan miliarder sekaligus taipan game, Lin Qi, setelah hubungan kerja keduanya retak akibat konflik internal perusahaan.

Pelaksanaan hukuman mati tersebut dikonfirmasi oleh perusahaan yang didirikan korban, Yoozoo Games, melalui sebuah pernyataan resmi. Pihak manajemen menyatakan rasa syukur atas keputusan pengadilan yang dinilai telah memberikan keadilan bagi mendiang pendiri mereka.

"Kami sangat berduka atas kepergian Bapak Lin dan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarganya. Sebagai rekan kerja yang pernah berjuang bersamanya, seluruh anggota perusahaan bersyukur atas objektivitas proses peradilan ini," tulis perusahaan itu.

Kasus pembunuhan ini berakar dari kekecewaan Xu Yao yang jabatannya digantikan oleh eksekutif lain di Three-Body Universe, anak perusahaan Yoozoo Games. Pengadilan menggambarkan metode pembunuhan yang dilakukan oleh Xu Yao sebagai tindakan yang sangat keji, seperti dilansir dari Detik iNET yang mengutip BBC.

Aksi kriminal tersebut dilakukan dengan cara menyamarkan zat beracun mematikan ke dalam kapsul probiotik yang kemudian diberikan kepada korban. Lin Qi sempat dilarikan ke rumah sakit setelah mengeluhkan kondisi kesehatannya, namun nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia sembilan hari kemudian pada Desember 2020 di usia 39 tahun.

Berdasarkan catatan Hurun China Rich List saat peristiwa terjadi, Lin Qi diperkirakan memiliki kekayaan bersih mencapai 6,8 miliar yuan. Pihak kepolisian Shanghai bergerak cepat dengan menangkap Xu Yao hanya beberapa hari setelah korban pertama kali mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Semasa hidupnya, Lin Qi dikenal sebagai tokoh besar dalam industri game global yang sukses mengembangkan game strategi populer Game of Thrones: Winter Is Coming. Perusahaan miliknya juga memegang hak adaptasi trilogi fiksi ilmiah karya Liu Cixin berjudul Remembrance of Earth's Past yang kini telah diadaptasi menjadi serial Netflix terkenal, 3 Body Problem.

Artikel terkait

Rekomendasi