Asupan gula berlebih sering kali masuk ke dalam tubuh tanpa disadari melalui berbagai makanan yang sekilas tampak menyehatkan bagi konsumen.
Gula tambahan ini tersembunyi dalam beragam produk konsumsi harian, mulai dari kategori minuman kemasan hingga berbagai jenis camilan ringan.
Dikutip dari Lifestyle, tingginya asupan pemanis buatan ini memicu kekhawatiran karena berkaitan erat dengan risiko diabetes, gangguan metabolisme, hingga penyakit kronis lainnya.
Namun, melakukan perubahan pola makan secara perlahan dinilai efektif untuk menekan konsumsi gula tanpa harus membuat tubuh merasa terbebani secara fisik.
Fareeha Jay, seorang ahli diet, menjelaskan bahwa pada dasarnya kebutuhan tubuh manusia terhadap gula tambahan harian adalah nol.
Energi yang diperlukan oleh metabolisme sebenarnya dapat dipenuhi secara optimal melalui gula alami yang terkandung dalam buah-buahan, sayur, dan produk susu.
Berdasarkan pedoman gizi yang berlaku, batas maksimal konsumsi gula tambahan bagi orang dewasa disarankan tidak melebihi angka 33 gram per hari.
Sas Parsad, ahli nutrisi dari The Gut Co, memberikan peringatan mengenai dampak buruk kelebihan pemanis terhadap kesehatan pencernaan manusia.
ÔÇ£Konsumsi gula berlebih tidak hanya memberi energi, tetapi juga dapat menyebabkan penumpukan lemak dan masalah metabolisme,ÔÇØ ujar Parsad.
Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat memicu peradangan internal serta mengganggu keseimbangan populasi bakteri baik di dalam usus.
Strategi Pengurangan Gula Secara Bertahap
Menghentikan asupan manis secara mendadak sering kali menemui kegagalan karena memicu keinginan makan atau craving yang sangat kuat pada seseorang.
Parsad menyarankan agar langkah awal dilakukan dengan memodifikasi kebiasaan kecil dalam rutinitas harian untuk mengurangi ketergantungan pada rasa manis.
Salah satu metode yang bisa diterapkan adalah mengganti apresiasi berupa makanan manis dengan aktivitas fisik singkat atau beralih ke kopi tanpa gula.
Penerapan pola makan seimbang yang kaya akan serat dan protein juga berperan vital dalam menjaga stabilitas kadar gula darah di dalam tubuh.
ÔÇ£Makanan dengan serat, protein, dan lemak sehat membantu mengurangi keinginan ngemil manis,ÔÇØ tutur Parsad.
Fareeha Jay juga menganjurkan latihan indra perasa agar terbiasa dengan rasa yang kurang manis dengan mengurangi porsi gula di kopi atau teh.
Daftar Makanan dengan Gula Tersembunyi
Beberapa produk yang sering dianggap sebagai pilihan sehat ternyata memiliki kandungan gula tambahan yang cukup tinggi dan perlu diwaspadai.
| Jenis Makanan/Minuman | Estimasi Kandungan Gula |
|---|---|
| 12 hingga 24 gram | Hingga 25 gram |
| Lebih dari 40 gram | 2 hingga 5 gram |
Selain daftar tersebut, buah kaleng yang direndam dalam sirup serta buah kering juga memiliki konsentrasi gula yang jauh lebih pekat.
Fareeha Jay menekankan pentingnya mengatur waktu konsumsi dan membatasi porsi makanan manis daripada menghindarinya secara total demi kelangsungan gaya hidup sehat.