Cakra Buana Resources Energi Tunjuk Empat Pembeli Siaga Rights Issue Rp1,91 Triliun

Cakra Buana Resources Energi Tunjuk Empat Pembeli Siaga Rights Issue Rp1,91 Triliun
Foto: Ilustrasi Cakra Buana Resources Energi Tunjuk Empat Pembeli Siaga Rights Issue Rp1,91 Triliun.

PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) telah menetapkan empat pembeli siaga (standby buyer) guna mengantisipasi saham yang tidak terserap dalam aksi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Melalui langkah strategis ini, perusahaan berpotensi mengumpulkan dana segar hingga mencapai Rp1,91 triliun.

Dikutip dari Investortrust, keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu (23/5/2026) mencatat empat pihak yang menjadi pembeli siaga tersebut adalah PT Gunanusa Utama Fabricators, Global Tower Investments Limited, Andry Hakim, dan Gabriel Rey.

Gabriel Rey dikenal luas sebagai pengusaha sekaligus technopreneur asal Surabaya yang mendirikan dan memimpin platform transaksi aset kripto, Triv. Selain berkiprah di sektor kripto, ia juga dikenal aktif sebagai investor serta kolektor kendaraan sport.

Manajemen CBRE mengonfirmasi bahwa seluruh pembeli siaga yang ditunjuk telah mengirimkan surat pernyataan kesanggupan. Dokumen pendukung yang menyatakan kecukupan dana untuk menebus sisa saham baru juga sudah diserahkan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Emiten yang bergerak di bidang distribusi batu bara ini berencana melepas sebanyak-banyaknya 12,76 bah saham baru. Harga pelaksanaan rights issue ini dipatok pada rentang Rp100 hingga Rp150 per lembar saham.

Direktur Utama CBRE, Suminto Husin Giman, menyatakan bahwa keputusan rights issue ini tetap berjalan secara optimistis meskipun situasi ekonomi global sedang dibayangi oleh ketidakpastian akibat ketegangan geopolitik.

"Kami optimistis langkah ini dapat memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung pengembangan usaha CBRE ke depan," kata Suminto, Sabtu (23/5/2026).

Pihak manajemen menambahkan bahwa kehadiran para pembeli siaga memegang peranan krusial dalam aksi korporasi ini. Keterlibatan mereka memberikan kepastian penyerapan saham di pasar, sehingga target penghimpunan dana dapat tercapai secara maksimal.

Langkah permodalan ini dirancang oleh manajemen CBRE untuk memperkokoh posisi keuangan perusahaan. Selain itu, dana yang masuk akan digunakan untuk menjaga fleksibilitas pembiayaan operasional harian serta menopang agenda ekspansi bisnis ke depan.

Artikel terkait

Rekomendasi