BYD Atto 1 2026 Segera Meluncur dengan Teknologi Sensor LiDAR

BYD Atto 1 2026 Segera Meluncur dengan Teknologi Sensor LiDAR
Foto: Ilustrasi BYD Atto 1 2026 Segera Meluncur dengan Teknologi Sensor LiDAR.

Pabrikan otomotif asal Tiongkok, BYD, kembali memberikan kejutan besar bagi pasar kendaraan listrik (EV) global. Melalui model terbarunya, Atto 1 2026, BYD secara resmi menyematkan teknologi sensor LiDAR yang dijadwalkan meluncur pada 11 Mei 2026.

Dilansir dari Otomotif, Atto 1 merupakan kendaraan listrik yang mengisi segmen mikro atau kelas A00. Fitur bantuan mengemudi canggih berbasis LiDAR ini biasanya hanya ditemukan pada mobil listrik segmen premium dengan harga tinggi.

Penyematan sensor LiDAR pada bagian atap Atto 1 2026 menjadikannya sebagai mobil mungil pertama di kelasnya yang mengadopsi teknologi tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari strategi BYD untuk melakukan "demokratisasi" teknologi cerdas.

Melalui inovasi ini, konsumen di pasar yang lebih luas dapat menikmati teknologi canggih tanpa harus berasal dari kalangan kelas atas. BYD berupaya membawa fitur premium ke lini kendaraan yang lebih terjangkau.

Berdasarkan data dari Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok, Atto 1 2026 memiliki dimensi yang sangat ringkas. Mobil ini memiliki panjang 3.780 mm, lebar 1.715 mm, serta tinggi 1.550 mm.

Jarak sumbu rodanya tercatat berada di angka 2.500 mm, namun sektor performanya tetap mendapatkan peningkatan signifikan. Motor penggeraknya kini memiliki tenaga 60 kW, meningkat dari versi sebelumnya yang hanya sebesar 55 kW.

Demi menjaga efisiensi baterai, kecepatan puncak mobil ini dibatasi pada angka 130 kpj. Selain performa motor, daya jelajah mobil ini juga mengalami lonjakan yang cukup menarik perhatian bagi calon konsumen.

Model terbaru ini diklaim mampu melaju hingga jarak 505 km dalam satu kali pengisian daya penuh. Angka tersebut meningkat pesat dibandingkan versi terdahulu yang hanya mampu menempuh jarak sekitar 405 km.

Terdapat detail khusus pada bagian buritan berupa emblem "God's Eye B" yang mencuri perhatian. Simbol tersebut menjadi penanda hadirnya perangkat keras persepsi presisi tinggi pada mobil dengan estimasi harga di bawah 100.000 Yuan.

Jika dikonversi dengan kurs 1 Yuan senilai Rp 2.215, harga tersebut berada di kisaran Rp 220 jutaan. Bocoran faktur diler menunjukkan Atto 1 2026 akan tersedia dalam empat varian berbeda.

Rentang harga yang diprediksi mulai dari 65.000 Yuan hingga 80.000 Yuan, atau setara Rp 144 jutaan sampai Rp 178 jutaan. Atto 1 sendiri merupakan tulang punggung penjualan BYD dalam seri Ocean.

Pada tahun 2025, model ini mencatatkan angka penjualan yang luar biasa dengan total 529.537 unit di Tiongkok. Integrasi LiDAR pada model entry-level ini bertujuan untuk menekan kompetitor dalam persaingan fitur mobil murah.

Integrasi serupa juga dilakukan pada saudaranya, Dolphin, guna menjaga daya saing di tengah perang harga yang sengit. Langkah strategis ini memaksa produsen lain untuk meramu ulang fitur pada kendaraan listrik murah mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi