Bursa Efek Indonesia Catat Pertumbuhan Investor Pasar Modal

Bursa Efek Indonesia Catat Pertumbuhan Investor Pasar Modal
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia Catat Pertumbuhan Investor Pasar Modal.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan lonjakan signifikan pada jumlah investor pasar modal Indonesia yang berhasil menembus angka 19,1 juta orang per Oktober 2025. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan minat masyarakat yang tinggi terhadap aktivitas investasi di pasar modal sepanjang tahun 2025.

Lonjakan performa ini dilansir dari Personalfinance, yang mencatat adanya penambahan lebih dari 4,2 juta investor baru hingga tanggal 24 Oktober 2025. Angka penambahan tersebut merepresentasikan pertumbuhan sebesar 28 persen jika dibandingkan dengan capaian pada tahun 2024.

"Total investor pasar modal Indonesia kini mencapai 19,1 juta, dengan 8 juta di antaranya merupakan investor saham," ujar Iman Rachman, Direktur Utama BEI dalam konferensi pers RUPSLB BEI 2025 pada Rabu (29/10).

Peningkatan tersebut juga dibarengi dengan tingginya partisipasi aktif dari investor ritel, yang mencatatkan rata-rata 222.000 investor aktif setiap harinya. Nilai kapitalisasi pasar melonjak hingga Rp 15.234 triliun atau tumbuh 23 persen dari akhir tahun lalu, sementara IHSG sempat menyentuh rekor tertinggi di level 8.274,37 pada 23 Oktober 2025.

Aktivitas perdagangan di bursa juga mencatatkan rata-rata nilai transaksi harian sebesar Rp 16,46 triliun, meningkat 28 persen secara tahunan. Selain saham, transaksi instrumen non-saham seperti right, warrant, dan derivatif membukukan nilai Rp 4,48 triliun, sedangkan unit karbon menyumbang transaksi senilai Rp 27,9 miliar hingga Oktober 2025.

Saat ini, terdapat 955 saham yang tercatat di bursa, termasuk kehadiran 23 emiten baru yang melantai sepanjang tahun ini. Dari jajaran emiten baru tersebut, terdapat lima perusahaan berskala besar atau Lighthouse IPO yang memiliki nilai kapitalisasi pasar di atas Rp 3 triliun.

Secara akumulatif, total penghimpunan dana yang berhasil difasilitasi di pasar modal Indonesia telah mencapai Rp 202,6 triliun sepanjang tahun berjalan ini. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, BEI menyediakan panduan resmi yang melibatkan pemilihan satu dari sekitar 120 perusahaan broker saham berizin resmi.

Proses pendaftaran dilakukan melalui pengisian formulir pembukaan rekening efek serta rekening dana investor dengan syarat dokumen identitas. Setelah melakukan setoran deposit minimal yang umumnya dimulai dari Rp 100.000, investor baru dapat langsung bertransaksi di pasar perdana maupun pasar sekunder.

Artikel terkait

Rekomendasi