Bupati Subang Reynaldy Putra mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat semangat berbagi serta meningkatkan kepedulian sosial pada momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Seruan tersebut disampaikan saat pelaksanaan ibadah shalat Idul Adha di Masjid Agung Subang pada Rabu, sebagaimana dilansir dari Purwasuka.
Pemerintah Kabupaten Subang mengonfirmasi penyaluran bantuan hewan kurban dalam perayaan tahun ini berupa empat ekor sapi dan enam ekor domba. Dari total seluruh hewan kurban tersebut, satu ekor sapi merupakan bantuan khusus dari Presiden Republik Indonesia yang dialokasikan langsung untuk sejumlah masjid di wilayah Kabupaten Subang.
Langkah pendistribusian hewan kurban ini diambil pemerintah daerah sebagai wujud kepedulian nyata. Selain itu, program ini bertujuan mempererat hubungan sosial sekaligus menjaga kebersamaan antarwarga di Kabupaten Subang.
Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, kepala daerah menekankan bahwa kurban bukan sekadar ritual keagamaan semata. Esensi kurban dipandang sebagai simbol nyata dari solidaritas sosial yang tumbuh di tengah kehidupan masyarakat.
"Kami berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat sesuai kemampuan masing-masing," kata Reynaldy Putra, Bupati Subang.
Nilai pengorbanan, gotong royong, dan kebersamaan saat Idul Adha dinilai menjadi fondasi utama pembangunan daerah. Bupati Subang menambahkan bahwa nilai-nilai ini diyakini mampu memperkokoh persatuan menuju Kabupaten Subang yang maju, unggul, dan berkah.
Momentum hari raya ini juga disebut sebagai pengingat krusial untuk terus merawat kepedulian antarwarga dalam aktivitas sehari-hari. Di samping itu, doa dipanjatkan bagi jamaah haji Indonesia, khususnya asal Subang yang sedang melaksanakan wukuf di Arafah agar diberi kesehatan dan keselamatan hingga kembali menjadi haji mabrur.
Sementara itu, Ustadz Muhtar Fatony selaku khatib shalat Idul Adha di Masjid Agung Subang memaparkan makna mendalam perayaan ini. Ia menjelaskan keikhlasan serta keyakinan penuh terhadap ketetapan Allah SWT sebagai pelajaran berharga dari Idul Adha.
Setiap ujian bagi manusia dipastikan memiliki hikmah tersendiri bagi yang menghadapinya dengan sabar. Rangkaian ibadah tahunan seperti sai hingga wukuf di Arafah merupakan bentuk penempaan diri yang disyariatkan agama.
"Dari situlah lahir syariat yang terus dijalankan setiap tahun, mulai dari sai, wukuf di Arafah, hingga rangkaian ibadah lainnya. Allah SWT sedang mempersiapkan manusia menjadi pribadi terbaik di hadapan-Nya," ujar Ustadz Muhtar Fatony, Khatib.
Melalui khutbahnya, jamaah diimbau menjadikan Idul Adha sebagai sarana peningkatan iman. Ustadz Muhtar Fatony mengingatkan pentingnya mengasah kepekaan terhadap sesama masyarakat yang membutuhkan.
Ribuan jamaah dari berbagai pelosok Subang memadati kegiatan ibadah di Masjid Agung Subang ini hingga berjalan dengan khidmat. Warga terlihat antusias mengikuti seluruh prosesi rangkaian ibadah yang dilanjutkan dengan agenda pembagian hewan kurban.