Bumi Resources Bangun PAUD Berbahan Sampah Plastik di Tangerang

Bumi Resources Bangun PAUD Berbahan Sampah Plastik di Tangerang
Foto: Ilustrasi Bumi Resources Bangun PAUD Berbahan Sampah Plastik di Tangerang.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyelesaikan pembangunan fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Huda di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dengan memanfaatkan material ramah lingkungan pada Senin (3/2/2025). Proyek ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menyediakan infrastruktur pendidikan yang berkelanjutan.

Pembangunan sekolah tersebut dilaporkan menghabiskan sekitar 2,8 ton limbah plastik yang telah diolah menjadi material dinding. Langkah inovasi ini diklaim mampu mereduksi emisi karbon hingga mencapai 6,6 ton CO2 selama proses konstruksi berlangsung, sebagaimana dilansir dari Investortrust.

Pihak korporasi menekankan bahwa pemilihan bahan bangunan dari hasil olahan sampah ini memiliki dampak positif jangka panjang bagi lingkungan maupun efisiensi operasional gedung sekolah.

"Penggunaan material ramah lingkungan tidak hanya membantu mengurangi limbah plastik, tetapi menciptakan bangunan tahan lama dan efisien secara energi," kata manajemen Bumi Resources dikutip dalam keterangannya, Senin (3/2/2025).

Penyediaan infrastruktur ini dipicu oleh kondisi lapangan yang menunjukkan bahwa akses terhadap sarana pendidikan usia dini yang memadai masih sulit dijangkau di beberapa wilayah. Masalah keterbatasan infrastruktur menjadi hambatan utama bagi masyarakat di daerah tersebut untuk mendapatkan layanan pendidikan layak.

Manajemen menyatakan, saat ini, akses terhadap fasilitas pendidikan usia dini yang layak masih menjadi tantangan bagi banyak daerah, terutama di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.

PAUD Al-Huda tercatat sebagai institusi pendidikan ketujuh yang didirikan oleh emiten produsen batu bara ini sejak memulai program serupa pada tahun 2018. Selain itu, gedung ini menjadi bangunan kedua milik perusahaan yang menerapkan teknologi dinding berbahan dasar sampah plastik.

Melalui inisiatif ini, perusahaan berharap dapat memperluas jangkauan pendidikan bagi anak-anak di tingkat paling dasar sekaligus memberikan edukasi nyata mengenai pengelolaan limbah kepada warga sekitar.

BUMI berharap dapat meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak usia dini. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan sejak dini serta penerapan praktik manajemen sampah di tingkat rumah tangga.

Penyelesaian proyek infrastruktur ini diklaim sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus berpartisipasi dalam pembangunan yang berwawasan lingkungan di Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi