Bumi Resources Akuisisi 100 Persen Saham Loyal Metals Senilai Rp79 Juta Dolar Australia

Bumi Resources Akuisisi 100 Persen Saham Loyal Metals Senilai Rp79 Juta Dolar Australia
Foto: Ilustrasi Bumi Resources Akuisisi 100 Persen Saham Loyal Metals Senilai Rp79 Juta Dolar Australia.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengambil langkah agresif untuk masuk ke pasar logam global. Perusahaan produsen batu bara termal terbesar di Indonesia ini telah menandatangani Scheme Implementation Deed untuk mengakuisisi 100 persen saham perusahaan eksplorasi asal Australia, Loyal Metals Ltd. (ASX: LLM).

Kesepakatan tersebut dilakukan secara tunai dengan harga 0,45 dolar Australia per saham. Nilai total akuisisi ini mencapai sekitar 79,1 juta dolar Australia atau setara dengan 51,8 juta dolar AS. Langkah ini menjadi strategi diversifikasi besar bagi BUMI untuk memperluas portofolio di luar batu bara termal.

Melalui akuisisi ini, BUMI mendapatkan akses langsung ke komoditas bernilai tinggi seperti tembaga, emas, dan litium di Australia serta Amerika Utara. Komoditas tersebut merupakan bagian penting dari rantai pasok transisi energi global.

Dikutip dari Investortrust, akuisisi ini memberikan BUMI kendali penuh atas berbagai proyek eksplorasi di kawasan dengan stabilitas tinggi, termasuk Australia dan Kanada. Salah satu aset utama dalam transaksi ini adalah Proyek Tembaga-Emas Highway Reward di Queensland, yang memiliki catatan sejarah produksi 3,65 million metrik ton tembaga dan sekitar 260.000 ons emas.

Selain memiliki aset strategis, Loyal Metals dikenal mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) ke dalam alur kerja eksplorasinya. Teknologi ini diterapkan untuk mempercepat penemuan cadangan mineral baru di lapangan.

"Since listing the Company in 2021 we have always focused on our mission of delivering value for our shareholders," kata Peretz Schapiro, Pendiri dan Ketua Loyal Metals.

"We are glad to have delivered for our loyal shareholders," ujar Peretz Schapiro menambahkan.

Pendanaan dan Proses Penyelenggaraan Transaksi

BUMI berencana mendanai akuisisi senilai 52 juta dolar AS ini menggunakan kas internal serta fasilitas pembiayaan yang tersedia. Hingga akhir tahun 2025, grup usaha asal Indonesia ini tercatat memiliki saldo kas bebas sekitar 118,6 juta dolar AS yang memberikan likuiditas cukup untuk transaksi.

Harga penawaran sebesar 0,45 dolar Australia per saham mencerminkan premi sebesar 40,6 persen dari harga penutupan terakhir Loyal Metals. Nilai ini juga menunjukkan premi sebesar 49,6 persen terhadap harga rata-rata tertimbang volume (VWAP) 10 hari dari saham Loyal hingga 24 April 2026.

Proses transaksi saat ini masih harus memenuhi sejumlah syarat penyelesaian standar. Ketentuan tersebut mencakup persetujuan minimal 75 persen suara dari pemegang saham Loyal Metals dalam rapat yang dijadwalkan pada awal Agustus 2026.

Selain pemegang saham, transaksi ini membutuhkan izin resmi dari Australian Foreign Investment Review Board (FIRB). Dewan Direksi Loyal Metals telah memberikan rekomendasi bulat agar para pemegang saham menyetujui usulan ini. Pemegang saham utama yang menguasai sekitar 28,6 persen saham perusahaan juga telah berkomitmen untuk memberikan suara setuju terhadap skema pengambilalihan oleh BUMI.

Artikel terkait

Rekomendasi