PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat Perumahan mencapai Rp9,2 triliun per 25 Mei 2026. Capaian yang setara dengan 54 persen dari total realisasi nasional tersebut menjadikan bank ini sebagai penyalur terbesar di Indonesia, seperti dilansir dari Suara pada Senin (25/05/2026).
Realisasi besar tersebut terungkap dalam agenda pembahasan program bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Gedung BRI, Jakarta Pusat. Pertemuan strategis ini memfokuskan pembahasan pada penguatan pembiayaan rumah subsidi tapak, rumah subsidi rusun, hingga pengembangan kota baru satelit.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan komitmen korporasi dalam mempercepat penyaluran pembiayaan demi menyukseskan program perumahan nasional. Menurutnya, sinergi yang kuat antara sektor perbankan dan pemerintah menjadi faktor krusial untuk memperluas akses hunian bersubsidi bagi masyarakat.
ÔÇ£Kami berdiskusi bagaimana caranya untuk menyalurkan pembiayaan perumahan bersubsidi dan juga KUR perumahan,ÔÇØ ujar Hery Gunardi, Direktur Utama BRI.
Pihaknya mengklaim mampu mengonversi program yang didorong pemerintah menjadi aksi nyata di lapangan secara cepat.
ÔÇ£Mungkin dengan speed dan kecepatan kita, alhamdulillah BRI sudah bisa mendukung program ini dengan baik,ÔÇØ lanjut Hery Gunardi, Direktur Utama BRI.
Menteri PKP Maruarar Sirait menjelaskan bahwa KUR Perumahan dialokasikan khusus bagi UMKM di sisi rantai pasok industri perumahan nasional. Sektor hilir yang menjadi sasaran utama program subsidi modal ini meliputi profesi kontraktor, pengembang, hingga pelaku usaha toko bangunan.
ÔÇ£KUR Perumahan itu, Kredit Usaha Rakyat Perumahan bagi UMKM. Untuk sisi supply ada tiga profesi, kontraktor, developer, dan toko bangunan,ÔÇØ kata Maruarar Sirait, Menteri PKP.
Pemerintah menetapkan kriteria ketat bagi penerima manfaat dengan batas modal tertinggi Rp10 miliar dan omzet tahunan paling banyak Rp50 miliar.
ÔÇ£Kriteria dari segi permodalan maksimal Rp10 miliar, dari segi omzet maksimal Rp50 miliar,ÔÇØ ucap Maruarar Sirait, Menteri PKP.
Maruarar menambahkan bahwa para pelaku usaha mikro bisa mendapatkan dua keuntungan sekaligus, yakni fasilitas pinjaman bergulir serta subsidi bunga tahunan.
ÔÇ£Apa manfaatnya? Ada dua. Yang pertama pinjaman revolving sampai Rp20 miliar, ini besar sekali. Yang kedua ada subsidi bunga sebesar 5 persen,ÔÇØ jelas Maruarar Sirait, Menteri PKP.
Secara akumulatif nasional per 25 Mei 2026, total penyaluran KUR Perumahan dari seluruh industri perbankan berada di angka Rp16,8 triliun. Alokasi pembiayaan untuk sisi supply tercatat sebesar Rp4,8 triliun, sedangkan untuk pemenuhan sisi demand menyerap dana sebesar Rp11,9 triliun.
ÔÇ£Debiturnya dari sisi supply ada 1.875, terdiri dari kontraktor, developer, dan toko bangunan. Dari sisi demand ada 78.001 orang,ÔÇØ ujar Maruarar Sirait, Menteri PKP.
Dari keseluruhan agregat perbankan tersebut, porsi penyaluran oleh BRI mendominasi pasar nasional secara signifikan. Pembiayaan komitmen BRI menyasar sisi supply sebesar Rp1,1 triliun kepada 752 debitur, dan sisi demand senilai Rp8,1 triliun yang terserap oleh 65.576 nasabah.
ÔÇ£Terbesar dari semua bank, jadi kalau semua bank digabung, dengan BRI sendiri lebih banyak BRI,ÔÇØ kata Maruarar Sirait, Menteri PKP.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menyatakan kesiapan wilayahnya untuk memasok kebutuhan material proyek lokal. Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan jutaan komoditas genteng hasil produksi pelaku UMKM di wilayah Majalengka.
ÔÇ£Ada 12 juta genteng yang kami persiapkan, dan untuk kesempatan pertama kami siapkan ada 45 pengrajin di Jatiwangi Majalengka, ada delapan yang sudah mendapatkan sertifikasi SNI,ÔÇØ ujar Herman Suryatman, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.
Bupati Majalengka Eman Suherman menambahkan, para pengrajin lokal kini terus didorong untuk meningkatkan aspek legalitas kualitas produk demi memenuhi standar industri nasional.
ÔÇ£UMKM tadinya kami tidak berpikir harus SNI. Hari ini ketika kami diminta memenuhi, kemudian kami mengikuti. Dari UMKM yang sudah ada, mendapatkan SNI delapan, sisa 37 sekarang lagi proses,ÔÇØ kata Eman Suherman, Bupati Majalengka.