PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp31,42 triliun hingga akhir Februari 2026. Angka ini mencerminkan komitmen perseroan dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.
Sebagaimana dikutip dari Suara, pencapaian tersebut setara dengan 17,46% dari total target alokasi tahunan yang ditetapkan sebesar Rp180 triliun. Program pembiayaan ini tetap menjadi instrumen utama dalam memberikan solusi modal kerja dengan suku bunga rendah bagi para pengusaha.
BRI menyediakan tiga kategori produk untuk menjangkau berbagai skala bisnis, yaitu KUR Supermikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil. KUR Supermikro dirancang khusus bagi pelaku usaha ultra mikro dengan proses administrasi yang lebih ringkas.
Sementara itu, KUR Mikro ditujukan bagi individu pemilik usaha kecil yang memerlukan suntikan modal operasional. Untuk kapasitas produksi yang lebih besar, KUR Kecil menjadi pilihan utama karena menyediakan limit pinjaman mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta.
Bagi debitur yang mengambil plafon maksimal Rp500 juta dengan suku bunga 6% per tahun, tersedia beberapa pilihan tenor. Simulasi ini memberikan gambaran kewajiban bulanan berdasarkan durasi pengembalian yang dipilih.
| Tenor Pinjaman | Estimasi Angsuran per Bulan |
|---|---|
| 12 Bulan | Rp44.166.667 |
| 24 Bulan | Rp23.333.333 |
| 36 Bulan | Rp16.388.889 |
| 48 Bulan | Rp12.916.667 |
| 60 Bulan | Rp10.833.333 |
Besaran cicilan final akan ditetapkan setelah melalui proses verifikasi profil risiko serta kebijakan analisis kredit bank. Angka dalam simulasi tersebut merupakan estimasi awal bagi calon nasabah.
Kriteria dan Syarat Pengajuan
Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon debitur untuk mengakses fasilitas ini. Pengusaha diwajibkan memiliki bisnis produktif dan prospektif yang telah beroperasi minimal selama 6 bulan.
Calon nasabah KUR Mikro tidak diperkenankan memiliki kredit produktif di perbankan lain, kecuali untuk kredit konsumtif seperti KPR, KKB, atau kartu kredit. Dokumen yang dibutuhkan meliputi KTP, Kartu Keluarga (KK), serta izin usaha seperti NIB atau keterangan dari kelurahan.
Untuk kategori KUR Kecil, nasabah wajib memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau legalitas yang setara. Jangka waktu pinjaman tersedia hingga 4 tahun untuk modal kerja dan maksimal 5 tahun bagi keperluan investasi.
Mekanisme Akses Layanan KUR
Masyarakat dapat mengajukan permohonan kredit melalui dua jalur utama. Secara daring, pemohon bisa mengakses portal resmi BRI dan memilih menu pengajuan pinjaman dengan mengikuti prosedur verifikasi identitas yang tersedia.
Proses online mengharuskan nasabah mengunggah dokumen pendukung seperti pas foto dan foto lokasi usaha. Setelah simulasi angsuran dikirim, petugas bank akan melakukan tindak lanjut melalui survei fisik ke lokasi bisnis.
Selain itu, pengajuan secara luring dapat dilakukan dengan mengunjungi kantor cabang atau unit BRI terdekat. Nasabah disarankan membawa dokumen fisik lengkap seperti KTP, KK, dan izin usaha untuk berkonsultasi langsung mengenai kebutuhan modal dengan petugas bank.