PT Asuransi BRI Life sukses memenangkan empat kategori dalam ajang penghargaan Investortrust Best Unit Link Awards 2026. Seperti diberitakan oleh Investortrust, apresiasi ini diberikan melalui kolaborasi dengan PT Infovesta Utama di Jakarta pada Rabu (25/2/2026).
Empat kategori yang dimenangi meliputi Kategori Pendapatan Tetap Konvensional IDR Periode 1 Tahun dan Kategori Pendapatan Tetap Syariah IDR-USD Periode 1 Tahun. Selain itu, perusahaan juga meraih penghargaan untuk Kategori Pendapatan Tetap Syariah IDR-USD Periode 3 Tahun serta Kategori Campuran Syariah IDR Periode 3 tahun.
Executive Vice President Distribution Division PT Asuransi BRI Life, Dwi Bambang Wicaksono mengapresiasi kehadiran ajang penghargaan ini di tengah situasi pasar yang sedang mengalami kontraksi.
"Nah, ada tren yang memang membuat unit link tidak semakin optimal. Nah, harapannya dengan literasi dan juga penghargaan award ini diharapkan unit link itu bisa lebih berkembang dengan lebih baik lagi pada 2026 ini," kata Dwi.
Dwi menambahkan bahwa dengan adanya sokongan dari seluruh pemangku kepentingan, pihak manajemen melihat potensi pasar produk ini di Indonesia sebenarnya masih sangat besar.
Sebagai penyedia asuransi jiwa, pergerakan pasar saham yang belum menentu disikapi BRI Life dengan menyiapkan lini produk yang adaptif terhadap keperluan dan tren pasar teranyar.
"Tentunya harus kredibel dan juga bisa menjaga kondisi pasar yang bisa menjaga dengan kondisi pasar pasar yang semakin terkontraksi dan volatilitas yang sangat tinggi," ujar Dwi.
Langkah strategis yang disiapkan oleh tim aktuari perusahaan adalah merancang produk yang dapat disinergikan bersama manajer investasi.
"Nah, manajer investasi diharapkan bisa menyediakan pilihan-pilihan produk unit link yang sesuai dengan produk kami," ucap Dwi.
Memasuki tahun 2026, anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini tetap mengarahkan fokusnya untuk memaksimalkan potensi di dalam lingkungan BRI Holding Group.
"Tidak hanya BRI secara induknya tapi grup-grup dari perusahaan anak BRI, holding-nya BRI itu sendiri. Kami melihat itu semakin besar potensinya karena kami bekerja sama dengan PNM (Permodalan Nasional Madani)," kata Dwi.
Manajemen optimistis jumlah pemegang polis akan terus bertambah dari total basis nasabah saat ini yang sudah menembus angka lebih dari 15 juta jiwa.
Berdasarkan data laporan keuangan perusahaan, performa laba bersih pada tahun 2025 mengalami lonjakan sebesar 25,4% secara tahunan (yoy) dengan perolehan mencapai Rp954 miar.
Pertumbuhan laba tersebut didorong oleh capaian Annualized Premium Equivalent (APE) yang meningkat 1,4% pada tahun 2025. Pada saat yang sama, perolehan premi perusahaan tumbuh sebesar 1,21% secara tahunan hingga menyentuh angka Rp3,32 triliun.