BRI Insurance memperkuat tata kelola perusahaan melalui peningkatan sinergi antar unit kerja guna mengoptimalkan prinsip kepatuhan dan manajemen risiko di Jakarta, Selasa (26/5). Langkah penguatan ini berhasil membawa perseroan meraih penghargaan dalam ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2026.
Sinergi internal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai aturan yang berlaku. Seperti dilansir dari Keuangan, perusahaan asuransi umum ini mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan tata kelola yang baik dalam setiap aktivitas operasionalnya.
Ajang IRCA 2026 menganugerahkan penghargaan Best Enterprise in Regulatory Compliance - Financial Services Non Bank (Insurance) Prosper B kepada BRI Insurance. Pengakuan tersebut diberikan atas keberhasilan transformasi berkelanjutan yang selaras dengan penerapan aspek governance serta compliance yang kuat.
Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRI Insurance, Heri Supriyadi menyatakan bahwa apresiasi ini menjadi pendorong bagi perseroan untuk terus konsisten mengimplementasikan kepatuhan.
"Kami percaya bahwa kepatuhan bukan sekadar batasan, melainkan fondasi utama bagi kami untuk membangun kepercayaan pelanggan dan keberlanjutan bisnis,ÔÇØ ujar Heri Supriyadi, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRI Insurance.
Peningkatan sistem pengawasan internal dan penerapan digitalisasi turut dilakukan untuk mendukung efektivitas implementasi kepatuhan. Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo menyatakan bahwa pengembangan kapabilitas sumber daya manusia juga aktif dijalankan secara berkala oleh pihak manajemen demi mendukung pertumbuhan bisnis perseroan.