BRI Bagikan Dividen Rp 52 Triliun dan Masuk Daftar Bank Terbaik

BRI Bagikan Dividen Rp 52 Triliun dan Masuk Daftar Bank Terbaik
Foto: Ilustrasi BRI Bagikan Dividen Rp 52 Triliun dan Masuk Daftar Bank Terbaik.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI menyetujui pembagian total dividen sebesar Rp 52,1 triliun untuk tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada Rabu (10/4/2026). Dilansir dari Investortrust, bank pelat merah ini juga berhasil mencatatkan namanya dalam daftar WorldÔÇÖs Best Banks 2026 rilisan Forbes.

Nilai total dividen tersebut setara dengan Rp 346 per lembar saham, yang diambil dari laba bersih konsolidasi tahun 2025 sebesar Rp 57,13 triliun. Para pemegang saham sebelumnya telah menerima pembayaran dividen interim sebesar Rp 137 per lembar saham pada awal tahun ini.

Kinerja keuangan perusahaan diperkuat dengan Rasio Kecukupan Modal sebesar 26,63 persen serta Rasio Cakupan Likuiditas yang mencapai 136,9 persen. Indikator modal yang kuat ini berada di atas ketentuan minimum regulator, sehingga memberikan ruang bagi perusahaan untuk melakukan ekspansi domestik.

Manajemen menjamin bahwa kondisi permodalan yang tebal dan likuiditas yang solid akan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penyaluran kredit yang berkualitas.

"With solid liquidity and capital, BRI has sufficient room to continue driving selective and high-quality credit expansion while prioritizing prudential principles," ujar Achmad Royadi, Direktur Keuangan & Strategi BRI.

Selain mencatatkan kinerja keuangan yang kuat, emiten berkode saham BBRI ini mendapat pengakuan internasional dari Forbes bersama Statista setelah melalui survei terhadap 54.000 nasabah global. Penilaian tersebut didasarkan pada lima metrik utama, yaitu kepercayaan, syarat dan ketentuan, layanan nasabah, layanan digital, serta nasihat keuangan.

Pihak manajemen menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil nyata dari langkah pembenahan sistem internal yang dilakukan oleh korporasi secara menyeluruh.

"The company consistently pushes for comprehensive transformation, both in terms of business, operations, and strengthening digital capabilities, while maintaining discipline in risk management and asset quality," kata Hery Gunardi, CEO BRI pada Rabu (22/4/2026).

Untuk sisa tahun 2026, bank yang fokus pada sektor mikro ini menetapkan target pertumbuhan kredit agresif di angka 7 hingga 9 persen. Fokus utama penyaluran kredit akan diarahkan pada segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang didukung oleh integrasi platform digital seperti BRImo dan QLola.

Artikel terkait

Rekomendasi