Brand Internasional Gunakan Influencer Marketing untuk Garap Pasar Indonesia

Brand Internasional Gunakan Influencer Marketing untuk Garap Pasar Indonesia
Foto: Ilustrasi Brand Internasional Gunakan Influencer Marketing untuk Garap Pasar Indonesia.

Berbagai label internasional kini semakin gencar merambah pasar kecantikan dan gaya hidup di tanah air. Strategi yang digunakan bukan lagi melalui papan iklan konvensional, melainkan lewat kolaborasi dengan para kreator konten di media sosial.

Dikutip dari Kompas, fenomena ini menjadi langkah jitu bagi brand global dalam memenangkan hati perempuan Indonesia. Konsumen lokal diketahui sangat menghargai interaksi personal dan kejujuran dalam sebuah ulasan produk.

Bagi masyarakat yang aktif di media sosial, rekomendasi dari sosok yang dipercaya dinilai lebih berharga dibandingkan iklan kaku. Data dari SA Agency menunjukkan adanya lonjakan signifikan dalam penggunaan influencer marketing oleh label mancanegara.

Sekitar 35 persen dari ratusan klien yang ditangani lembaga tersebut merupakan label internasional. Perusahaan-perusahaan ini berasal dari berbagai negara, mulai dari Korea Selatan, China, Singapura, hingga Amerika Serikat dan Eropa.

Owner SA Agency, Anisa Aqcilla, menjelaskan bahwa pendekatan melalui sosok influencer jauh lebih efektif dalam membangun rasa percaya di pasar yang baru dimasuki.

"Brand luar biasanya belum punya awareness di Indonesia. Di sini, konsumen sangat dipengaruhi oleh rekomendasi. Satu konten dari kreator yang dipercaya bisa lebih efektif dibanding iklan besar," tutur Anisa Aqcilla.

Selfia Damayanti menilai bahwa ekosistem kreator yang sangat besar di Indonesia menjadi daya tarik utama bagi pemain global. Audiens di Indonesia tidak hanya berinteraksi, tetapi juga cepat dalam mengambil keputusan pembelian.

"Indonesia punya ekosistem kreator yang sangat besar dengan tingkat engagement tinggi. Audiens tidak hanya berinteraksi, tapi juga cepat mengambil keputusan, terutama ketika kontennya relatable," ujar Selfia Damayanti.

Ia menambahkan bahwa respons audiens di Indonesia jauh lebih aktif dibandingkan dengan negara-negara lain. Hal ini menjadikan pasar Indonesia terasa lebih hidup bagi brand yang ingin melakukan penetrasi pasar secara efisien.

"Banyak brand luar melihat Indonesia bukan hanya sebagai pasar besar, tapi juga pasar yang ÔÇÿhidupÔÇÖ. Respons audiens di sini jauh lebih aktif dibanding beberapa negara lain," kata Selfia Damayanti.

Pentingnya Konten Organik dan Natural

Salah satu kampanye kecantikan yang dijalankan bahkan berhasil meraih lebih dari 48 juta penayangan. Kuncinya terletak pada konten yang mengusung tips kecantikan dan teknik bercerita yang hangat sehingga menyentuh sisi emosional audiens.

Algoritma media sosial saat ini cenderung lebih berpihak pada konten yang terasa nyata dan asli. Gaya bicara yang terlalu fokus pada penjualan secara keras atau hard selling justru mulai ditinggalkan.

Anisa Aqcilla mengingatkan bahwa kunci utama kesuksesan sebuah kampanye pemasaran adalah keaslian konten. Jika arahan dari brand terlalu kaku, audiens akan merasa tidak nyaman dan cenderung mengabaikan konten tersebut.

"Konten influencer harus tetap terasa natural. Kalau terlalu seperti iklan, audiens akan langsung melewati," kata Anisa Aqcilla.

Kreator dengan skala kecil hingga menengah, seperti nano dan micro influencer, seringkali memiliki ikatan komunitas yang lebih kuat. Rekomendasi mereka sering dianggap seperti saran dari teman sendiri bagi audiensnya.

Bagi brand yang baru ingin memulai, disarankan untuk tidak terburu-buru mengeluarkan anggaran dalam jumlah besar. Penggunaan data dan evaluasi bertahap menjadi kunci penting dalam strategi ini.

"Brand tidak harus langsung mengeluarkan anggaran besar. Mulai dari skala kecil, pelajari datanya, lalu tingkatkan secara bertahap," ujar Anisa Aqcilla.

Artikel terkait

Rekomendasi