Badan Pusat Statistik (BPS) resmi membuka pendaftaran rekrutmen Mitra Statistik di seluruh wilayah Indonesia mulai Jumat, 8 Mei 2026, untuk mendukung pelaksanaan pendataan lapangan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Masyarakat yang berminat menjadi petugas sensus tambahan dapat melakukan registrasi secara daring melalui aplikasi Sobat BPS hingga 11 Mei 2026 tanpa dipungut biaya.
Target utama rekrutmen ini adalah menjaring tenaga pendataan yang akan bertugas melakukan survei aktivitas ekonomi dan usaha masyarakat di berbagai daerah. Dilansir dari Kompas.tv dan Kontan.co.id, pendaftar diutamakan berdomisili di wilayah pendataan yang dipilih guna mempermudah penguasaan medan serta koordinasi teknis di lapangan.
Sejumlah kualifikasi umum ditetapkan bagi calon pelamar, antara lain bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN), memiliki latar belakang pendidikan minimal SMA atau sederajat, serta berusia antara 18 hingga 50 tahun. Mahasiswa dan lulusan sarjana sangat dianjurkan untuk melamar karena program ini memerlukan petugas yang memiliki disiplin serta komitmen kerja yang tinggi.
Mengingat sistem pendataan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan sepenuhnya secara digital, BPS mewajibkan setiap mitra memiliki perangkat ponsel pintar dengan spesifikasi khusus. Persyaratan tersebut mencakup sistem operasi Android minimal versi 7 (Nougat), layar 5 inci, prosesor Quadcore 1.4 GHz, RAM 4 GB dengan ruang kosong 2 GB, memori internal 32 GB dengan ruang kosong 4 GB, serta fitur GPS yang berfungsi dengan baik.
| Kategori | Persyaratan Minimum |
|---|---|
| Pendidikan | Minimal SMA/Sederajat (Diutamakan Sarjana/Mahasiswa) |
| Usia | 18ÔÇô50 Tahun |
| Status Pekerjaan | Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) |
| Keterampilan | Mampu mengendarai motor dan menggunakan internet |
| Sistem Operasi HP | Android 7 (Nougat) |
| Memori HP | RAM 4 GB dan Internal 32 GB |
Proses seleksi akan berlangsung dalam kurun waktu Mei 2026 yang mencakup beberapa tahapan krusial. Setelah penutupan registrasi profil pada 11 Mei, pelamar akan mengikuti seleksi administrasi pada 8ÔÇô12 Mei, tes kompetensi pada 13ÔÇô18 Mei, serta seleksi akhir pada 15ÔÇô19 Mei sebelum pengumuman hasil pada 23ÔÇô25 Mei 2026.
Di tingkat daerah, tantangan geografis menjadi perhatian utama dalam proses rekrutmen ini. Perwakilan BPS Pacitan, Kiki, menjelaskan bahwa wilayah dengan topografi perbukitan dan pegunungan ekstrem membutuhkan petugas kompeten yang benar-benar mengenal wilayah tugasnya masing-masing.
"Wilayah Pacitan ini, selain luas, juga pegunungan, berbukit-bukit ekstrem juga ya di wilayah-wilayah khusus. Sehingga memang kita memerlukan petugas yang kompeten di wilayah masing-masing," ungkap Kiki kepada RRI.
Kiki menambahkan bahwa dengan merekrut petugas dari wilayah kecamatan masing-masing, efektivitas pendataan akan meningkat karena mobilitas petugas tidak akan terlalu tinggi. Hal ini diharapkan mampu menjaga akurasi data ekonomi yang dikumpulkan dari masyarakat.
Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Sobat BPS dengan langkah pembuatan akun menggunakan NIK dan email aktif, verifikasi data, hingga pengunggahan foto KTP. Pihak BPS mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap penipuan karena seluruh tahapan seleksi bersifat gratis dan transparan.