Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, memimpin rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan tinggi lembaga untuk memperkokoh peran strategis perusahaan pelat merah pada Kamis (2/4/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan BUMN berkontribusi optimal terhadap pembangunan ekonomi dan sosial nasional di Jakarta.
Sebagaimana dilansir dari Investortrust, agenda tersebut menjadi momentum krusial dalam mempertajam arah kebijakan lembaga di tengah dinamika tantangan global yang terus berkembang. Fokus utama diarahkan pada penciptaan nilai tambah yang tidak terbatas pada aspek finansial semata.
"BUMN didorong tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan sosial dan lingkungan," kata Dony Oskaria, Kepala BP BUMN.
Dalam menjalankan fungsinya, BP BUMN memosisikan diri sebagai fasilitator atau enabler yang mengawal pengembangan talenta serta memacu lahirnya inovasi di lingkungan perusahaan negara. Penguatan fondasi ini mencakup aspek transparansi melalui tata kelola yang profesional dan akuntabel demi meningkatkan daya saing.
Upaya transformasi ini bertujuan agar setiap entitas bisnis milik negara dapat merespons kebutuhan masyarakat secara lebih adaptif. Peningkatan standar kelembagaan dipandang sebagai kunci untuk menghadapi perubahan pasar maupun tuntutan keberlanjutan lingkungan.
"Dengan fondasi kelembagaan yang semakin kokoh, BUMN diharapkan mampu menjalankan peran strategisnya sebagai katalis ekonomi dan sosial secara lebih optimal," sebut Dony Oskaria.
Langkah penguatan ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi publik melalui sinergi antara profitabilitas bisnis dan tanggung jawab sosial. BP BUMN berkomitmen untuk terus menjaga integritas tata kelola demi mendukung stabilitas ekonomi jangka panjang Indonesia.