Penggemar gim seni bela diri campuran (MMA) virtual diprediksi akan segera menyambut kehadiran judul terbaru dalam waktu dekat. Informasi mengenai jadwal peluncuran serta mekanisme permainan EA Sports UFC 6 kini telah mulai tersebar luas.
Hingga saat ini, komunitas pemain memang belum melihat suksesor dari EA Sports UFC 5 sejak gim tersebut memulai debutnya pada tahun 2023. Spekulasi yang berkembang bahkan menyebutkan pengumuman penting bisa terjadi dalam waktu sangat dekat.
Dilansir dari Suara, pengumuman resmi mengenai proyek ini diperkirakan bakal terlaksana paling lambat akhir bulan ini. Adapun target peluncurannya direncanakan jatuh pada musim panas, sekitar bulan Juni atau Juli mendatang.
Secara lebih mendetail, tanggal 19 Juni disebut-sebut menjadi hari peluncuran resmi untuk konsol generasi terbaru, yakni PlayStation 5 dan Xbox Series X/S. Gim ini diperkirakan akan dibanderol dengan harga sekitar $69.99 atau Ôé¼79.99 untuk versi edisi standar.
Salah satu kabar yang paling dinantikan oleh para pemain adalah potensi ekspansi gim ini ke platform PC. Langkah ini dianggap sebagai terobosan besar mengingat seri UFC sebelumnya lebih fokus pada pasar konsol.
"Saya diberitahu bahwa ini telah direncanakan sejak UFC 4, dan kemungkinan besar akan hadir setelah peluncuran awal," ujar Straw yang dikutip dari Insider Gaming.
Selain masalah platform, identitas atlet yang akan menghiasi sampul gim juga mulai terungkap ke publik. Presiden UFC, Dana White, sebelumnya sempat memberikan petunjuk bahwa gim terbaru ini akan memiliki dua variasi sampul yang berbeda.
Nama mantan Juara Kelas Bulu UFC, Max Holloway, menjadi kandidat terkuat yang santer diperbincangkan. Sementara itu, sosok Alex Pereira disebut-sebut bakal muncul sebagai bintang untuk edisi lainnya.
Transformasi Mekanisme Striking
Dari sisi teknis permainan, EA Sports UFC 6 dilaporkan akan membawa transformasi yang cukup signifikan dibandingkan pendahulunya. Fokus utama pembaruan kali ini terletak pada sistem pertarungan berdiri atau striking.
Meskipun aspek gulat hanya akan menerima sedikit penyesuaian, sistem serangan dilaporkan bakal menerima perubahan gameplay terbesar. Pengembang kabarnya menyematkan mekanisme baru yang lebih berbasis pada momentum saat melakukan serangan.
Kendati membawa banyak pembaruan teknis, fitur crossplay yang memungkinkan pemain lintas platform bertanding bersama tampaknya masih belum menemui kepastian. Hingga saat ini, implementasi fitur tersebut dilaporkan masih dalam tahap yang meragukan.